1
1

Perbarui Platform Trading, Trimegah Sekuritas Perluas Layanan ke Investor

Peluncuran pembaruan aplikasi Trima+ dari Trimegah Sekuritas Tbk (Foto/Setiawan)

Media Asuransi, JAKARTA – PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk resmi meluncurkan pembaruan aplikasi investasi digital Trima+ guna menghadirkan pengalaman investasi yang lebih sederhana, terintegrasi, dan relevan dengan kebutuhan investor yang terus berkembang.

|Baca juga: IHSG Selasa Lanjut Melemah

“Kebutuhan investor terus berkembang. Saat ini mereka tidak hanya membutuhkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga akses terhadap berbagai instrumen investasi dan informasi yang membantu mereka mengambil keputusan investasi,” jelas Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, Anung Rony Hascaryo dalam Konferensi Pers Grand Launching Trima+ di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Selasa, 28 Juli 2026.

Trimegah menyadari, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi, kebutuhan investor saat ini tidak lagi hanya sebatas kemudahan dalam bertransaksi. Investor juga membutuhkan akses terhadap berbagai instrumen investasi, real-time market information, serta platform yang mampu mendukung mereka dalam setiap tahap investment journey.

|Baca juga: Analis Trimegah Sekuritas Menilai Kesehatan Keuangan TUGU Lampaui Industri, Ini Buktinya

Melalui Trima+, Trimegah menghadirkan berbagai pengembangan untuk menjawab kebutuhan tersebut sekaligus memberikan pengalaman investasi yang lebih seamless.

Anung Rony  mengatakan jumlah investor pasar modal yang sudah mencapai 29 juta orang di semester I tahun ini  merupakan potensi besar dan masih bisa berkembang di masa depan.

“Investor sudah berkembang pesat namun market pasti akan terus berkembang. Walau jumlah sudah banyak namun angka ini masih jauh, masih 5 persen dari potensi yang ada,” ucapnya.

Head of Retail Equity Sales PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, Billy Budiman, menjelaskan sebagai All-in-One Investment Platform, Trima+ memungkinkan investor mengakses saham, reksa dana, dan obligasi dalam satu aplikasi.

“Kalau dulu untuk registrasi buka RDN, calon investor mengisi eform di website, sekarang proses ini bisa dilakukan di aplikasi. Investor juga bisa membeli saham IPO di sini,” paparnya.

Jika sebelumnya untuk membeli saham IPO, investor harus mendaftar dulu ke broker dan menunggu jatah, dengan lewat aplikasi ini, investor langsung bisa membelinya.

Editor: Irdiya Setiawan

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Pasar Relatif Tenang Usai Gubernur BI Mengundurkan Diri, Mirae Asset: Investor Tunggu Kepastian Kebijakan
Next Post Pertama Kali, Kredit BCA (BBCA) Tembus Rp1.000 Triliun

Member Login

or