1
1

Kekhawatiran Bunga The Fed Masih Tekan IHSG

Ilustrasi. | Foto: starline/Freepik

Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis  dengan penurunan. IHSG melemah 24 poin atau 0,38 persen ke level 6.436.

|Baca juga: IHSG Berbalik Menguat ke 6.484

Total nilai transaksi tercatat Rp12,23 triliun dengan volume 23,77 miliar saham dan frekuensi 1,84 juta kali. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 213 saham menguat, 456 melemah, dan 294 stagnan. Kapitalisasi pasar di hari ini mencapai Rp11.228 triliun.

Malam nanti Federal Reserve atau The Fed hampir pasti akan menaikkan bunga acuannya ke angka 4 persen. Pasar memperhitungkan probabilitas tersirat sebesar 93 persen untuk kenaikan sebesar 25 basis poin dibandingkan dengan peluang 61,2 persen pada pekan sebelumnya.

|Baca juga: IHSG Sesi I Turun Tajam

Ini merupakan pertama kalinya The Fed menaikkan bunga sejak 2023, setelah para pembuat kebijakan semakin kehilangan keyakinan bahwa inflasi akan cukup melandai tanpa dorongan setidaknya dari bank sentral.

Langkah tersebut kemungkinan akan memperburuk hubungan Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh dengan Presiden Donald Trump. Seperti diketahui, Trump tidak menyukai adanya kenaikan bunga dan cenderung ingin penurunan bunga. Namun jika bunga diturunkan, inflasi makan tinggi dan tak terkendali.

Sementara harga minyak Brent turun 83 sen menjadi US$107,92 per barel setelah Arab Saudi akan menambah pasokan minyak melalui jalur Oman untuk ekspor ke negara-negara Asia yang menjadi pengimpor utama minyak dari Saudi. Ekspor lewat Oman menghindari Selat Hormuz yang tengah dilanda perang AS melawan Iran.

Editor: Irdiya Setiawan 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Allianz Indonesia dan Solve Education! Gelar Program Ecopowerb Bandung dan Lombok

Member Login

or