Reliance Sekuritas: IHSG Fluktuatif Mencoba Menguat

Media Asuransi – Laju Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak fluktuatif mencoba menguat setelah kembali terkoreksi pada awal pekan ini.

Head of Research Equity Technical Analyst PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi, mengatakan bahwa secara teknikal IHSG turun kembali uji support Moving Average 20 hari dan bullish trend line jangka menengah. 

Baca juga: Infovesta: Reksa Dana Pasar Uang Bisa Dipertimbangkan

Dia menjelaskan, indikator stochastic terkonsolidasi dengan momentum indikator RSI yang masih bullish. Pergerakan akan semakin moderat setelah IHSG tidak mampu melanjutkan penguatan tetapi tertahan di level psikologis 6.300. 

“Sehingga diperkirakan IHSG bergerak berfluktuatif mencoba menguat dengan support resistance 6.258-6.377. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; AKRA, ANTM, INCO, INDY, MEDC, MNCN, dan PGAS,” jelasnya melalui riset harian yang dikutip Media Asuransi, Selasa, 23 Maret 2021.

Baca juga: Saratoga Siapkan Rp150 Miliar untuk Buyback 25 Juta Saham

Kemarin, IHSG (-0,86%) ditutup turun 55,03 poin ke level 6.301,13 mengiringi rentetan pelemahan indeks global. Penguatan di saham-saham sektor perdagangan (+2,17%), Pertanian (+0,80%) dan Pertambangan (+0,31%) tidak mampu menahan pelemahan IHSG hingga akhir sesi perdagangan. 

“Saham-saham pada sektor aneka Industri (-2,37%), Infrastruktur (-1,61%), dan Keuangan (-1,54%) yang memiliki bobot lebih besar turun cukup signifikan. Saham-saham pertambangan dan pertanian terlihat mulai rebound setelah harga CPO, nikel, dan batu bara kemarin sore terpantau naik.”

Sementara itu, Mayoritas bursa Asia ditutup melemah diawali pelamahan cukup signifikan terjadi pada indeks saham Jepang. Indeks Nikkei (-2,07%) dan TOPIX (-0,36%) turun yang diikuti dengan indeks saham Hang Seng (-0,36%) sedangkan indeks CSI300 (+1,00%) menguat di Tiongkok setelah prospek pertumbuhan ekonomi diperkirakan melesat. Turunnya indeks berjangka AS akibat kekhawatiran tentang inflasi yang tidak terkendali menjadi faktor utama pelemahan.

Baca juga: Reliance Sekuritas: IHSG Berpotensi Menguat

Adapun Bursa Eropa membuka perdagangan dengan terkonsolidasi. Indeks Eurostoxx (+0,02%), FTSE (+0,05%), dan DAX (+0,27%) naik setelah indeks berjangka AS berbalik ke zona positif karena adanya penurunan imbal hasil obligasi setelah alami penguatan di akhir pekan lalu. Saham-saham di sektor teknologi mengimbangi penurunan infrastruktur di Eropa.

“Selanjutnya investor akan menanti hasil pertemuan ECB dan BOE serta menunggu pembicaraan Powell dan Janet Yellen pada komite layanan keuangan DPR AS tentang kebijakan pandemi the Fed.” Aca