1
1

Paylater Makin Nempel di Gaya Hidup Anak Muda, Ini Kata OJK!

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Dian Ediana Rae. | Foto: OJK

Media Asuransi, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater kini semakin dekat dengan keseharian masyarakat, terutama generasi muda. Kemudahan akses membuat layanan ini menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan prospek paylater perbankan masih positif. Hal itu didukung oleh pesatnya perkembangan ekonomi digital dan semakin luasnya penggunaan platform fintech serta e-commerce.

|Baca juga: Sequis Life Perkuat Kapasitas Peserta Sequis SHEPRENEUR Lewat Financial Check-Up dan Personal Branding

|Baca juga: DAI Dukung OJK Berantas Broker Ilegal, Industri Diminta Stop Transaksi dengan Pelaku Gelap!

“Kami memandang paylater perbankan masih memiliki prospek yang baik seiring dengan berkembangnya ekosistem ekonomi digital dan kemudahan akses yang ditawarkan oleh platform fintech dan juga e-commerce,” ujar Dian, dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK, Selasa, 4 Agustus 2026.

Menurut OJK, layanan paylater memberi akses pembiayaan jangka pendek yang lebih praktis. Pengajuan dilakukan secara digital dengan penilaian kredit berbasis data dan tetap mengacu pada prinsip kehati-hatian.

|Baca juga: Pengembangan Karyawan Jadi Kunci Pertumbuhan Berkelanjutan

|Baca juga: Aon Tunjuk Eks Bos Zurich Jadi CEO untuk Indonesia

Kemudahan itu yang membuat paylater semakin diminati. Bahkan, layanan ini mulai menjadi alternatif dari produk kredit konsumtif lain, seperti kartu kredit. “Kemudahan, kecepatan, dan efisiensi proses persetujuan menjadikan paylater alternatif populer dibandingkan dengan instrumen kredit konsumtif lainnya seperti kartu kredit,” kata Dian.

OJK juga melihat adanya perubahan pola konsumsi masyarakat khususnya di kalangan anak muda di mana cicilan jangka pendek mulai dianggap sebagai bagian dari gaya hidup digital.

|Baca juga: OJK Ungkap 8 Perusahaan Asuransi Masih dalam Pengawasan Khusus

|Baca juga: Danamon (BDMN) Siapkan D-Bank PRO Jadi Platform Utama Layanan Finansial Terintegrasi

“Di sisi lain, perilaku konsumsi masyarakat, khususnya generasi muda, menunjukkan kecenderungan menjadikan cicilan berbunga jangka pendek sebagai bagian dari gaya hidup,” ujarnya.

Meski demikian, OJK mengingatkan agar penggunaan paylater tetap dilakukan secara bijak. Dari sisi regulator, perbankan juga diminta terus menerapkan manajemen risiko agar pertumbuhan bisnis tetap sehat dan tidak memicu lonjakan kredit bermasalah.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Siap-siap, OJK Bidik Aturan New RBC Terbit Sebelum Akhir 2026!
Next Post AIA Luncurkan AIA+, Hadirkan Kenyamanan Berasuransi Dalam Satu Genggaman

Member Login

or