Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) atau Danamon tidak menampik kenaikan suku bunga menjadi hal yang perlu dicermati dari sisi kinerja Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Akan tetapi, dampaknya akan bergantung dari sisi kondisi pasar di Tanah Air.
“Tentunya untuk KPR, kenaikan suku bunga menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati baik dari permintaan maupun kemampuan membayar,” kata Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon Ivan Adrian Jaya, dalam konferensi pers virtual Kinerja Semester I/2026 Bank Danamon, beberapa waktu lalu.
|Baca juga: OJK Kasih Napas Industri Asuransi, Deadline Laporan PSAK 117 Semester I/2026 Diundur Jadi Agustus!
Namun demikian, lanjut Ivan, dampaknya akan bergantung pada situasi dan kondisi pasar secara keseluruhan. Secara tahunan, portofolio KPR Danamon tumbuh 7-9 persen dengan kualitas penyaluran kredit yang terbilang stabil.
“Dan kami optimistis untuk dapat terus menjaga kualitas aset sekaligus melanjutkan penyaluran KPR secara berkelanjutan. Danamon senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian penyaluran kredit termasuk KPR melalui penerapan manajemen risiko yang disiplin,” ucapnya.
Untuk ke depannya, masih kata Ivan, Bank Danamon Indonesia bakal terus mewaspadai situasi pasar. Apalagi, sudah terlihat ada tekanan dari sisi suku bunga. Akan tetapi, permintaan KPR masih tetap ada terutama untuk kebutuhan dasar masyarakat terkait hunian.
|Baca juga: Robert Budi Hartono Resmi Jadi Pengendali Baru BCA (BBCA), Ini Alasannya!
|Baca juga: OJK: Resiliensi dan Likuiditas Pasar Modal RI Terjaga dengan Baik
“Sehingga kami terus mengembangkan berbagai solusi pembiayaan yang fleksibel termasuk skema bunga yang kompetitif di awal tenor,” tuturnya.
Tidak hanya itu, Ivan menjelaskan, Danamon juga siap menghasilkan sejumlah program yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Kesemuanya dilakukan dengan harapan bisa menjaga pertumbuhan penyaluran kredit di tahun ini, termasuk KPR.
|Baca juga: Kenaikan Biaya Dana hingga Pelemahan Rupiah Jadi Tantangan Multifinance di Semester II
|Baca juga: Semester I/2026, Asuransi Maximus (ASMI) Perkuat Fundamental di Tengah Tekanan Kinerja
“Kemudian menghasilkan berbagai macam program dan penawaran yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, serta aktif juga untuk kolaborasi dengan developer maupun ekosistem properti yang bisa memberikan nilai tambah bagi nasabah,” pungkasnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
