1
1

Allianz Indonesia Dorong Edukasi sebagai Perlindungan Konsumen Preventif

Sepanjang 2024–2026, Allianz Indonesia menjalankan rangkaian edukasi keuangan bagi pelajar SMA dan SMK melalui Allianz Smart Plan Board Game, Smart Financing: Financial Race, dan Smart Money Habits. | Foto: Allianz Indonesia

Media Asuransi, JAKARTA – Allianz Indonesia kembali meraih Financial Literacy Award 2026 dari OJK. Tahun ini, Allianz Indonesia menerima penghargaan dalam kategori Pelaku Usaha Jasa Keuangan dengan Program Edukasi Perlindungan Konsumen Terinovatif atas program literasi keuangan berkelanjutan bagi pelajar SMA dan SMK.

Penghargaan ini menjadi Financial Literacy Award ketiga yang diterima Allianz Indonesia secara berturut-turut sejak 2024. Pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi Allianz Indonesia dalam mengembangkan edukasi keuangan.

Hal itu mulai dari penyediaan metode pembelajaran yang interaktif, perluasan jangkauan program, hingga penguatan kemampuan peserta dalam melindungi diri sebelum mengambil keputusan keuangan.

Di tengah meningkatnya penggunaan layanan keuangan dan paparan generasi muda terhadap berbagai penawaran finansial, literasi keuangan tidak hanya diperlukan untuk memahami produk dan layanan.

Generasi muda juga perlu mampu memeriksa legalitas informasi, mengenali indikasi penipuan, melindungi data pribadi, serta mempertimbangkan manfaat, risiko, dan konsekuensi dari setiap keputusan.

|Baca juga: Avrist Group Perkuat Bisnis Lewat One Avrist Synergy

Ketua Yayasan Allianz Peduli Ni Made Daryanti menyatakan perlindungan konsumen perlu dimulai sebelum seseorang mengambil keputusan finansial. Melalui edukasi relevan dan aplikatif, Allianz ingin membantu generasi muda memahami pilihan yang tersedia, mengenali risiko, serta langkah yang perlu dilakukan untuk melindungi diri.

“Dengan kemampuan tersebut, mereka diharapkan dapat menjadi konsumen yang lebih kritis, mandiri, dan bertanggung jawab,” ujar Ni Made Daryanti, dikutip dari keterangan resminya, Kamis, 3 September 2026.

Sepanjang 2024–2026, Allianz Indonesia menjalankan rangkaian edukasi keuangan bagi pelajar SMA dan SMK melalui Allianz Smart Plan Board Game, Smart Financing: Financial Race, dan Smart Money Habits. Rangkaian program tersebut telah menjangkau 34.167 penerima manfaat.

Program disusun secara berjenjang dengan materi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan konteks keseharian pelajar. Melalui gamifikasi, simulasi kasus, diskusi kelompok, dan pembelajaran berbasis pengalaman, peserta tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga berlatih mengambil keputusan dalam berbagai situasi.

|Baca juga: AAJI: Kapasitas Pengelolaan Dana Jangka Panjang Asuransi Jiwa Tetap Terjaga

|Baca juga: Avrist Assurance Gandeng Third Party untuk Jalankan Medical Advisory Board

Allianz Smart Plan Board Game membantu peserta mempelajari cara membedakan kebutuhan dan keinginan, mengatur pengeluaran, menabung, merencanakan tujuan keuangan, mengenali konsep aset, serta memahami fungsi asuransi dalam mengelola risiko.

Sementara itu, Smart Financing: Financial Race melatih peserta menetapkan prioritas, mencatat arus keuangan, serta memahami konsekuensi dari setiap keputusan melalui simulasi permainan. Pendekatan tersebut dikembangkan lebih lanjut melalui Smart Money Habits.

Langkah itu dengan mengangkat risiko yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda, termasuk penipuan keuangan, penyalahgunaan data pribadi, informasi investasi yang tidak tepat, serta keputusan finansial yang dipengaruhi oleh iming-iming keuntungan atau fear of missing out.

Inovasi program terletak pada pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman yang menggabungkan simulasi pengambilan keputusan, pembahasan kasus aktual, evaluasi kebiasaan keuangan, dan pembuatan konten edukasi oleh peserta.

Melalui diskusi kasus, kuis interaktif, worksheet, dan flash card, peserta dilatih untuk membedakan aktivitas keuangan yang legal dengan indikasi penipuan, melakukan verifikasi melalui sumber resmi, serta mengevaluasi perilaku keuangannya.

Sebagai bagian dari proses pembelajaran, peserta memproduksi video edukasi untuk menyampaikan kembali materi yang telah dipelajari. Metode ini digunakan untuk menilai pemahaman peserta, sekaligus mendorong pemanfaatan media sosial secara lebih bijak dalam menyebarkan informasi keuangan yang bertanggung jawab.

|Baca juga: Bos OJK Beberkan 3 Tantangan Industri Dana Pensiun

|Baca juga: IHSG Kembali Menguat, Mirae Asset Sekuritas: Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

Pelaksanaan Smart Money Habits pada 2026 menjangkau 828 pelajar dari 10 sekolah di Jakarta, Sukabumi, Bandung, Yogyakarta, dan Kutoarjo melalui 20 aktivitas dan 90 jam pembelajaran. Program ini didukung oleh 94 relawan Allianz yang terlibat dalam pelaksanaan dan pendampingan peserta.

|Baca juga: Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi Ditarget Tumbuh 4,7% di 2027

|Baca juga: Mari Intip Harta Kekayaan 3 Bos BI yang Baru Saja Dilantik!

Berdasarkan survei terhadap peserta, program memperoleh nilai kepuasan keseluruhan sebesar 4,85 dari 5. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa:

  • 98 persen peserta memahami praktik investasi yang aman dan mampu mengenali indikasi investasi yang kurang tepat;
  • 94 persen peserta memahami perbedaan antara menabung dan berinvestasi;
  • 92 persen peserta tertarik untuk mulai berinvestasi dengan nominal yang terjangkau; dan
  • 90 persen peserta merasa mampu membagikan kembali pengetahuan literasi keuangan kepada orang lain.

“Penghargaan ini mendorong kami untuk terus mengembangkan edukasi yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun kemampuan peserta untuk menerapkannya. Ke depan, kami akan terus memperkuat metode pembelajaran dan evaluasi,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Avrist Group Perkuat Sinergi Empat Entitas, Hadirkan Solusi Keuangan Terintegrasi

Member Login

or