1
1

Aset Industri Asuransi Jiwa Tembus Rp 652,89 Triliun di Kuartal I/2026

Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Regulator, Stakeholder Dalam Negeri & Internasional AAJI, Handojo G. Kusuma. | Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Media Asuransi, JAKARTA – Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Regulator, Stakeholder Dalam Negeri & Internasional AAJI, Handojo G. Kusuma, menjelaskan bahwa industri asuransi jiwa tetap menjaga ketahanan keuangan melalui pengelolaan investasi yang prudent dan terdiversifikasi.

Handojo menyampaikan bahwa total aset industri asuransi jiwa pada kuartal I 2026 meningkat 5,8 persen menjadi Rp652,89 triliun. Sementara total investasi tumbuh 5,7 persen menjadi Rp571,70 triliun.

|Baca juga: Pertumbuhan Bisnis Baru di Industri Asuransi Jiwa Capai Rp27,90 Triliun di Kuartal I 2026

|Baca juga: OJK Usul Asing Bisa Kuasai 99% Saham Asuransi di Indonesia

’’Peningkatan aset dan investasi menunjukkan bahwa secara fundamental industri tetap memiliki fondasi keuangan yang solid dalam menjalankan kewajibannya kepada pemegang polis. Karakteristik investasi industri asuransi jiwa yang berorientasi jangka panjang menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas dan kemampuan perusahaan memenuhi kewajibannya kepada pemegang polis,” ujar Handojo dalam paparan kinerja industri asuransi jiwa kuartal I 2026, Selasa, 2 Juni 2026.

Menurutnya, diversifikasi investasi industri tercermin dari penempatan portofolio pada berbagai instrumen investasi, dengan Surat Berharga Negara dan saham yang tetap menjadi instrumen utama. Industri juga terus menjaga keseimbangan antara optimalisasi hasil investasi dan pengelolaan risiko jangka panjang di tengah dinamika pasar.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post President AICLA Kunjungi Indonesia

Member Login

or