Media Asuransi, GLOBAL – Nilai pasar broker dan agen asuransi global diperkirakan terus tumbuh dalam satu dekade ke depan. Laporan Global Market Insights memproyeksikan pasar ini mencapai US$653,4 miliar pada 2035, naik dari estimasi US$299,6 miliar pada 2026.
Melansir Insurance Asia, Selasa, 21 Juli 2026, pertumbuhan tersebut setara dengan rata-rata 9,1 persen per tahun (CAGR). Sebagai perbandingan, nilai pasar broker dan agen asuransi global pada 2025 tercatat sebesar US$276,5 miliar.
Menurut laporan itu, pertumbuhan pasar didorong oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha akan layanan konsultasi asuransi yang lebih personal. Selain itu, risiko yang semakin kompleks serta berkembangnya kanal distribusi digital juga ikut mendorong permintaan terhadap jasa broker dan agen.
Kawasan Asia Pasifik diperkirakan menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat. Peningkatan literasi asuransi, bertambahnya jumlah kelas menengah, adopsi teknologi digital yang semakin luas, hingga reformasi regulasi di China, India, Jepang, dan Asia Tenggara menjadi faktor pendorong utama.
Sementara itu, Amerika Utara masih menjadi pasar terbesar berkat tingkat penetrasi asuransi yang tinggi, regulasi yang mapan, serta kuatnya model layanan berbasis konsultasi.
|Baca juga: Modal Generali China Insurance Makin Tebal, Fitch Yakin Ekspansi Tetap Aman
|Baca juga: Kerugian Asuransi Akibat Bencana Alam di Asia Turun ke Level Terendah di Semester I/2026
Global Market Insights menilai peran broker dan agen kini tidak lagi sekadar menjual polis. Mereka juga semakin dibutuhkan untuk membantu nasabah mengelola risiko, memilih perlindungan yang sesuai kebutuhan, hingga menyesuaikan diri dengan perubahan regulasi.
Permintaan pun terus meningkat, terutama untuk produk seperti asuransi siber, asuransi kesehatan, dan asuransi tanggung gugat komersial yang umumnya membutuhkan solusi yang lebih spesifik.
Di sisi lain, kepatuhan terhadap regulasi juga menjadi perhatian utama. Broker dan agen mulai meningkatkan investasi pada sistem kepatuhan, proses audit, serta pelatihan karyawan guna memenuhi aturan perizinan, perlindungan data, dan standar layanan yang semakin ketat.
Dalam laporan tersebut, Marsh McLennan menjadi pemain terbesar di pasar broker dan agen asuransi global pada 2025 dengan pangsa pasar 5,27 persen. Sementara lima perusahaan terbesar, yakni Allianz, Aon, AXA, Brown & Brown, dan Marsh McLennan, secara bersama-sama menguasai sekitar 19,97 persen pasar global.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
