Media Asuransi, JAKARTA – Federasi Usaha Kecil dan Menengah Korea Selatan atau Korea Federation of Small and Medium Enterprises (Kbiz) memberikan potongan premi lima persen untuk produk asuransi tanggung jawab produk (PL) dan produk mutual aid bagi pelaku usaha manufaktur yang telah membangun smart factory.
Kebijakan tersebut berlaku bagi perusahaan yang mengikuti program dukungan pembangunan smart factory dari Pemerintah Korea Selatan. Langkah ini diambil untuk meringankan biaya perlindungan asuransi bagi pelaku usaha yang telah berinvestasi dalam peningkatan produktivitas dan efisiensi proses produksi.
Melansir Insurance Asia, Senin, 20 Juli 2026, asuransi PL yang dikelola Kbiz dikembangkan bersama Kementerian UKM dan Startup Korea Selatan sejak 1999. Produk ini memberikan perlindungan atas tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga akibat kerugian yang disebabkan oleh cacat produk.
Melalui skema pembelian secara kolektif, premi asuransi tersebut telah 20 persen hingga 28 persen lebih murah dibandingkan dengan produk serupa dari perusahaan asuransi umum. Dengan kebijakan baru ini, perusahaan yang memiliki smart factory akan memperoleh tambahan potongan premi sebesar lima persen.
|Baca juga: Asuransi Makin Pilih-pilih Lindungi Proyek Energi Terbarukan di Asia, Ini Alasannya!
|Baca juga: Prospek Pasar Saham di China Disebut Dipengaruhi Kombinasi Kompleks
Diskon tersebut juga dapat digabungkan dengan program subsidi premi asuransi PL yang dijalankan oleh 13 pemerintah daerah, termasuk Seoul, Busan, Ulsan, Daegu, dan Gyeongsang Utara.
Bergantung pada kebijakan masing-masing daerah, pemerintah memberikan subsidi sebesar 10 persen hingga 30 persen dari premi yang dibayarkan, dengan nilai maksimal 1 juta won.
Selain asuransi PL, Kbiz juga memberikan diskon lima persen untuk produk mutual aid yang mencakup perlindungan terhadap kebakaran, kerusakan properti, dan tanggung jawab hukum umum.
Produk ini menawarkan premi 10 persen hingga 25 persen lebih rendah dibandingkan dengan polis sejenis dari perusahaan asuransi umum serta memiliki persyaratan yang lebih fleksibel bagi sektor industri berisiko tinggi, seperti pengolahan kayu dan pelapisan logam.
Layanan penanganan klaim dan pembayaran ganti rugi untuk produk asuransi PL dan mutual aid tersebut didukung oleh enam perusahaan asuransi umum terbesar di Korea Selatan.
Untuk memperoleh potongan premi, pelaku usaha harus melampirkan sertifikat yang membuktikan keikutsertaan mereka dalam program pembangunan smart factory saat mendaftar asuransi.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

