Media Asuransi, GLOBAL – Perusahaan asuransi asal Jepang, Sompo Holdings, menargetkan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan dalam beberapa tahun ke depan. Pertumbuhan ini diperkirakan didukung oleh kenaikan pendapatan dan efisiensi operasional.
Berdasarkan laporan Morningstar, pendapatan premi bersih Sompo diperkirakan mencapai US$31,8 miliar atau sekitar 5.048 miliar yen pada 2026. Angka ini naik 7,3 persen dibandingkan dengan 2025 yang sebesar US$29,6 miliar atau 4.705,3 miliar yen.
Dilansir dari Insurance Asia, Jumat, 21 Agustus 2016, pertumbuhan tersebut diperkirakan berlanjut hingga 2031. Pendapatan premi bersih Sompo diproyeksikan tumbuh rata-rata 5,5 persen per tahun sepanjang 2027-2031.
Dengan pertumbuhan tersebut, pendapatan premi bersih Sompo diperkirakan mencapai US$41,6 miliar atau sekitar 6.597,5 miliar yen pada 2031.
|Baca juga: BI-Rate Tetap 5,75% Demi Perkuat Stabilitas Rupiah dan Jaga Sasaran Inflasi
|Baca juga: Tren Baru, Masyarakat Singapura Sudah Tajir Melintir tapi Ogah Pensiun, Ini Alasannya!
Sementara itu, total pendapatan Sompo diproyeksikan mencapai US$37,1 miliar atau 5.890,6 miliar yen pada 2026. Jumlah tersebut meningkat 12,3 persen dari tahun sebelumnya. Total pendapatan kemudian diperkirakan terus naik hingga mencapai US$48,4 miliar atau sekitar 7.690,5 miliar yen pada 2031.
Dari sisi laba, Sompo diproyeksikan mencatat laba bersih sebesar US$4 miliar atau sekitar 640,1 miliar yen pada 2026. Proyeksi tersebut mencerminkan pemulihan laba setelah sebelumnya mengalami penurunan. Laba bersih kemudian diperkirakan relatif stabil dan mencapai US$4,4 miliar atau sekitar 694,3 miliar yen pada 2031.
Secara keseluruhan, Sompo diperkirakan masih memiliki ruang untuk terus memperbesar pendapatan dan laba dalam jangka panjang, seiring dengan pertumbuhan bisnis dan upaya meningkatkan efisiensi.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

