Media Asuransi, JAKARTA – Indonesia menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (AI) global.
Komitmen itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam High-Level Meeting of WAICO Founding State di sela World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, China.
Airlangga mengatakan Indonesia tidak ingin hanya menjadi pasar atau konsumen AI. Pemerintah ingin Indonesia ikut membentuk masa depan ekonomi digital dunia.
“Indonesia tidak ingin hanya sekadar menjadi penonton atau konsumen dalam perlombaan kecerdasan buatan ini. Kami adalah arsitek aktif dari garda terdepan era digital,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Senin, 20 Juli 2026.
Indonesia menjadi salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO). Anggotanya berasal dari berbagai kawasan, termasuk ASEAN, BRICS, Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), Afrika, Amerika Latin, hingga Eropa Timur.
|Baca juga: Asuransi Makin Pilih-pilih Lindungi Proyek Energi Terbarukan di Asia, Ini Alasannya!
|Baca juga: Prospek Pasar Saham di China Disebut Dipengaruhi Kombinasi Kompleks
Menurut Airlangga, AI kini menjadi teknologi yang berperan besar dalam mengubah struktur ekonomi dan daya saing global. Karena itu, pemerintah mulai memperkuat pengembangan AI melalui kerja sama dengan ARM Holdings di bidang semikonduktor dan AI sejak Februari 2026.
Pemerintah juga tengah menyusun National AI Roadmap sebagai acuan pengembangan ekosistem AI nasional. Peta jalan itu mencakup pembangunan infrastruktur digital, pengembangan talenta, riset, inovasi, dan tata kelola AI.
Airlangga menyebut Indonesia memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan AI di kawasan. Saat ini, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai sekitar 235 juta orang atau setara dengan penetrasi 81 persen.
Dari sisi infrastruktur, Indonesia telah memiliki 182 pusat data. Sebanyak 94 pusat data berada di Jakarta dan 16 lainnya di Batam. “Bersama-sama, mari kita terjemahkan komitmen teknologi ini menjadi hasil nyata, yang mendorong kesejahteraan bersama dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi semua negara,” tutup Airlangga.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
