1
1

Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI Tahun 2026

Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Jumat, 14 Agustus 2026, untuk menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. | Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Media Asuransi, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Jumat, 14 Agustus 2026, untuk menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 08.10 WIB dan disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.

Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelahnya, Ketua MPR RI memimpin seluruh peserta sidang mengikuti prosesi mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.

Selanjutnya, Ketua MPR RI secara resmi membuka Sidang Tahunan MPR RI dan menyampaikan pidato pengantar sidang. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pidato pengantar Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI yang disampaikan oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.

|Baca juga: Prabowo Bidik Ekonomi RI Tumbuh 6% di 2026, tapi Ada Syaratnya!

|Baca juga: 21 Bulan Memerintah, Prabowo Klaim Sudah Jalankan 121 Kebijakan Transformatif

Dalam pidatonya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa Sidang Tahunan MPR RI tidak sekadar menjadi agenda konstitusional, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Di forum yang terhormat ini, kita bukan sekadar menghadiri sebuah upacara konstitusional. Kita sedang meneguhkan janji kepada Republik kita tercinta,” ujarnya, di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Dirinya menambahkan janji tersebut merupakan komitmen untuk menjaga kemerdekaan yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa sekaligus memastikan perbedaan politik tidak menjadi alasan untuk memecah persaudaraan kebangsaan.

“Janji bahwa kemerdekaan yang kita warisi dari para pendiri bangsa akan terus kita jaga. Janji bahwa perbedaan politik tidak akan memecah belah persaudaraan kebangsaan,” tuturnya.

Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin dalam pidatonya menegaskan kemerdekaan Indonesia lahir dari kesepakatan dan persatuan berbagai daerah, bahasa, dan suku dalam satu tekad untuk membangun Indonesia yang merdeka, bersatu, dan berdaulat.

“Dari ruang Sidang Bersama, dalam gedung yang sarat sejarah inilah, kita menggenapi tekad itu dengan satu keyakinan yang lebih spesifik, daerah kuat, Indonesia berdaulat,” jelasnya.

Setelah rangkaian pidato pengantar sidang, Presiden Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026.

Dalam pidatonya, Presiden mengingat kembali momen ketika dirinya mengucapkan sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024 di hadapan Majelis, seluruh rakyat Indonesia, dan Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Pagi ini saya kembali berdiri di aula yang terhormat ini, di aula yang sama tempat saya telah ucapkan sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia dan Saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo kemudian menegaskan kembali sumpah yang telah diucapkannya untuk menjalankan kepemimpinan negara dan bangsa dengan tulus dan jujur serta mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

“Pada hari itu, 20 Oktober 2024, di hadapan Majelis terhormat, di hadapan seluruh rakyat Indonesia, dan yang paling penting di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, saya telah bersumpah akan menjalankan kepemimpinan negara dan bangsa dengan tulus dan jujur; mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Presiden.

Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR/DPD RI dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin. Selain itu, hadir sejumlah duta besar negara sahabat, para pimpinan lembaga negara, serta para menteri Kabinet Merah Putih.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Eastspring Investments Indonesia: Pasar Saham Konsolidasi di Tengah Sikap Wait and See
Next Post INDEF : Kinerja BUMN Terus Membaik Dalam Pengelolaan Danantara Indonesia

Member Login

or