1
1

INDEF : Kinerja BUMN Terus Membaik Dalam Pengelolaan Danantara Indonesia

Gedung kantor pusat BPI Danantara. | Foto: BPI Danantara

Media Asuransi, JAKARTA– Upaya pemulihan kinerja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan PT Kimia Farma Tbk mulai menunjukkan hasil setelah keduanya berada dalam pengelolaan Danantara Indonesia. Melalui penguatan modal kerja, restrukturisasi, dan disiplin pengelolaan portofolio, dua BUMN strategis tersebut mulai bergerak dari fase tekanan menuju pemulihan kinerja yang lebih sehat.

Di Krakatau Steel, dukungan Danantara menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasional dan memperkuat kembali fundamental perusahaan. Setelah memperoleh dukungan pendanaan dan restrukturisasi, Krakatau Steel mulai mencatatkan perbaikan, dengan posisi keuangan yang berbalik dari kerugian sekitar Rp1,74 triliun menjadi laba sekitar Rp150–185 miliar.

|Baca juga: INDEF Sebut Rp18.000 Bisa Jadi Normal Baru di 2027

Perbaikan tersebut menjadi penting karena Krakatau Steel memiliki posisi strategis dalam rantai pasok baja nasional. Dengan struktur keuangan yang lebih terkendali dan operasional yang kembali diperkuat, perusahaan memiliki ruang lebih besar untuk mendukung kebutuhan baja bagi sektor infrastruktur, konstruksi, dan manufaktur nasional.

Sinyal pemulihan juga terlihat pada Kimia Farma yang mulai menunjukkan pembalikan kinerja dengan membukukan laba Rp54,07 miliar dari merugi Rp135,61 miliar. Bagi Kimia Farma, perbaikan ini menjadi langkah awal yang penting untuk memperkuat kembali perannya di industri farmasi dan layanan kesehatan nasional.

|Baca juga: IFG Pangkas 12 Entitas, Danantara Soroti Risiko Salah Investasi!

Direktur eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti, turut mengapresiasi langkah Danantara Indonesia “Menurut saya, kita apresiasi jika banyak BUMN meningkatkan keuntungannya dan berhasil pulih dari kerugian berkat transformasi, perampingan serta pemangkasan lapisan manajemen, dan efisiensi biaya operasional secara besar-besaran,” kata Esther dalam keterangannya, Jumat, 14 Agustus 2026.

Pemulihan Krakatau Steel dan Kimia Farma sekaligus menjadi contoh awal bagaimana pengelolaan portofolio secara lebih aktif dapat membantu BUMN melewati fase tekanan dan kembali memperbaiki kinerja. Jika tren ini dapat dijaga, model serupa berpotensi diterapkan pada perusahaan BUMN lain yang membutuhkan penguatan fundamental, baik dari sisi keuangan, operasional, maupun tata kelola.

Editor  Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Prabowo Sampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI Tahun 2026
Next Post HUT ke-48, Tripa Gelar Donor Darah dan Targetkan 300 Kantong

Member Login

or