1
1

CEO Award & Unitlink Award 2026 Ajang Apresiasi Kinerja dan Ketangguhan Pelaku Industri Asuransi

Ketua Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Yulius Bhayangkara (Tengah baju hitam) foto bersama dengan pengurus asosiasi asuransi, komisaris dan direksi Media Asuransi, serta dewan juri unitlink award 2026 Media Asuransi Foto: Media Asuransi/Arief Wahyudi

Tahun ini, Media Asuransi menyelenggarakan dua event bersamaan secara offline dalam satu rangkaian kegiatan, yakni CEO Award 2026 dan Unitlink Award 2026 yang diadakan di Jakarta, 21 April 2026.

Acara CEO kali diselenggarakan oleh Media Asuransi Award . Ini merupakan baru pertama penghargaan kepada chief executive officer (CEO) terbaik di industri perasuransian. Ada 28 CEO perusahaan asuransi dan reasuransi terpilih yang mendapat penghargaan ini.

Perusahaan asuransi dan reasuransi yang mereka pimpin merupakan perusahaan-perusahaan asuransi terbaik. Pada pertengahan November 2025, Media Asuransi telah memberikan penghargaan sebagai Best Life Insurance 2025, Best General Insurance 2025, Best Reinsurance 2025, Best Sharia Life Insurance 2025, dan Best Sharia General Insurance 2025, kepada perusahaan-perusahaan ini.

“CEO Award 2026 untuk pertama kalinya diselenggarakan Media Asuransi, sebagai penghargaan kami atas dedikasi dan pencapaian para CEO perusahaan asuransi dan reasuransi selama memimpin perusahaannya dengan kriteria tertentu,” ujar Plt. Direktur PT Media Asuransi Indonesia, S. Edi Santosa, dalam sambutannya.

Selanjutnya, Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Yulius Bhayangkara, saat menyampaikan sambutan, memberikan apresiasi kepada para CEO perusahaan asuransi dan reasuransi yang mendapat penghargaan CEO Award 2026 Media Asuransi. Dia menilai mereka terbukti tangguh memimpin perusahaan melewati berbagai tantangan, baik dari kondisi ekonomi, geopolitik, hingga regulasi.

Kondisi perekonomian dalam kurun waktu dua tahun belakangan cukup berat, dengan perlambatan ekonomi global sejak 2024, ditambah situasi perang di Iran tahun ini berdampak ke pendapatan perusahaan asuransi dan reasuransi.

“Sebagai CEO, saya tahu dan saya bisa merasakan kesulitan pemimpin perusahaan. Ini tantangan yang luar biasa. Jadi para pemenang saat ini, seharusnya ini para pemenang yang luar biasa,” ungkap Yulius.

Menurutnya, salah satu bagian yang terpenting adalah CEO dapat memastikan perusahaan bisa resilience di tengah berbagai tantangan yang ada dengan berbagai
langkah antisipasi.

Yulius mengatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia pernah lebih berat dari kondisi sekarang. Dia memberi contohkrisis moneter 1997-1998 yang membuat banyak bank ditutup. Lalu krisis ekonomi global 2008, disusul pandemi Covid-19 tahun 2020 yang membuat banyak usaha tutup karena larangan pertemuan tatap muka.

Ditambah adanya kasus besar asuransi yang meruntuhkan kepercayaan masyarakat dan aturan baru dari regulator yang membuat kewajiban perusahaan asuransi bertambah. “Itu luar biasa. Tetapi kita bisa survive itu berkat bapak dan ibu,” tegasnya.

Lebih jauh, Yulius mengatakan, keberhasilan CEO dalam mengarungi berbagai tantangan ini adalah berkat dukungan dari tim kerja yang bekerja di belakangnya. “Saya yakin kita tidak mungkin berdiri sendiri. Para CEO tidak mungkin berdiri sendiri. Pasti ada tim kerja yang baik di belakangnya. Ibarat kata, kalau suami berhasil, ada istri yang baik di belakangnya. Kita harus bersyukur dengan adanya ini,” paparnya.

Sementara itu, Redaktur Pelaksana Media Asuransi, Wahyu Widiastuti, dalam paparannya mengenai kriteria penentuan CEO Award 2026, mengatakan bahwa di balik keberhasilan perusahaan-perusahaan asuransi dan reasuransi dalam mencatatkan kinerja gemilang, selalu ada sosok pemimpin yang bekerja dengan visi, keteguhan, dan integritas. “CEO Award 2025 merupakan bentuk pengakuan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan sebuah amanah,” urainya.

Selama ini, lanjutnya, Media Asuransi telah memberikan apresiasi kepada perusahaan asuransi melalui Insurance Award yang rutin diadakan setiap tahun. “Namun, kami menyadari bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari peran seorang CEO, yaitu seorang pemimpin yang menjadi panutan yang dipercaya oleh seluruh pemangku kepentingan serta mampu mengembangkan perusahaan menuju keberhasilan,” pungkas Wahyu Widiastuti.

 

Unitlink Award
Dalam Unitlink Award 2026 khusus bagi industri asuransi jiwa, ada 58 produk unitlink terpilih berkinerja terbaik dari perusahaan asuransi jiwa (konvensional dan
syariah). Pemenang didapat dari hasil kajian Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) bersama Infovesta dan melalui beberapa tahapan.

Secara keseluruhan
ada 468 produk unitlink dari 35 perusahaan asuransi jiwa yang berhasil lolos dalam pemeringkatan untuk memperebutkan predikat unitlink berkinerja investasi terbaik pada periode 2024-2025. Terjadi peningkatan dari tahun lalu, saat itu ada 438 produk unitlink dari 33 perusahaan yang ikut pemeringkatan.

Acara dimulai dengan penjelasan dari dewan juri mengenai kriteria penilaian. Wawan Hendrayana sebagai perwakilan dewan juri mengucapkan selamat kepada para pemenang yang bisa membuat investasi tumbuh.

“Selamat kepada perusahaan asuransi jiwa yang bisa terus bertahan dan terus bertumbuh di saat tantangan terjadi, ini membuktikan kinerja investasi industri asuransi relatif baik dan layak mendapat apresiasi,” ujarnya.

Di awal sambutan, Ketua Umum DAI, Yulius Bhayangkara, mengatakan bahwa industri asuransi berkontribusi besar ke perekonomian Indonesia. “Industri kita ini industri yang seksi. Untuk placement dana, ada sekitar Rp2.300 triliun yang diinvestasikan di Indonesia. Industri yang komersial sekitar Rp800 triliun. Jadi unitlink adalah salah satu bagian kita berkontribusi juga terhadap Indonesia,” paparnya.

Sementara itu, Edi Santosa mengatakan dalam beberapa tahun terakhir pamor unitlink agak menurun. Sebagaimana juga terjadi di negaranegara Eropa sejak dua dekade terakhir, masyarakat Indonesia saat ini cenderung memilih produk pelindungan tradisional. Hal ini antara lain terkonfirmasi dari terus meningkatnya proporsi premi asuransi tradisional di industri asuransi jiwa.

Namun, lanjutnya, unitlink dengan karakteristik produknya yang menggabungkan proteksi dan investasi tetap diminati masyarakat. “Oleh karena itu, Media Asuransi menganggap penting untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan asuransi jiwa yang telah memasarkan produk unitlink dan mampu menjaga return investasinya tetap bagus,” paparnya.

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Membaca Data BI, Masyarakat Indonesia Tetap Optimistis
Next Post Bank Jakarta Dorong Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Kenaikan Suku Bunga

Member Login

or