Media Asuransi, JAKARTA – Rencana pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi Pertalite bagi kalangan masyarakat kaya mulai dikaji pemerintah dengan adanya pertemuan antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam kajiannya termasuk pembahasan tidak semua kendaraan atau masyarakat dapat membeli Pertalite, terutama kelompok masyarakat dengan tingkat ekonomi atas.

|Baca juga: Pemerintah Berikan Nelayan Harga Khusus BBM untuk Perkuat Daya Saing
Purbaya mengatakan, kelompok masyarakat yang masuk dalam desil 9 dan 10 berpeluang tidak lagi diperbolehkan membeli BBM bersubsidi, termasuk Pertalite. Ia sebelumnya menjelaskan bahwa masyarakat pada kelompok tersebut akan diarahkan untuk membeli BBM nonsubsidi.

Dalam pembagian tersebut, terdapat 10 desil yang masing-masing mewakili 10 persen keluarga di Indonesia. Dengan demikian, desil 9 dan desil 10 merupakan kelompok yang berada pada tingkat kesejahteraan 20 persen tertinggi.
Editor Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

