1
1

Dari Jumlah Investor Menuju Kualitas Investor

Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga, Noviady Wahyudi (tengah) dan Co-Founder dan Chief Executive Officer Ajaib, Anderson Sumarli (kanan) saat peresmian kerja sama CIMB Niaga dan Ajaib Group di Jakarta, 7 Agustus 2026. | Foto: Edi Santosa/Media Asuransi

Media Asuransi, JAKARTA – Seiring meningkatnya jumlah investor dan berkembangnya perilaku masyarakat yang semakin memandang investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang, fokus industri kini tidak lagi hanya memperluas akses, tetapi juga membangun kualitas partisipasi investor.

Co-Founder dan Chief Executive Officer Ajaib, Anderson Sumarli, mengatakan bahwa menjawab perubahan tersebut, Ajaib terus memperkuat kapabilitas platformnya melalui pengembangan teknologi, riset pasar, edukasi, serta berbagai layanan yang membantu masyarakat berinvestasi secara lebih percaya diri.

Dia tegaskan bahwa melalui satu platform, pengguna dapat mengakses berbagai instrumen investasi, mulai dari saham Indonesia hingga global (US), reksa dana, obligasi, hingga aset kripto melalui entitas usaha yang telah memperoleh izin sesuai ketentuan regulator.

|Baca juga: Investor Institusional Mulai Hengkang dari Pasar Modal, Begini Kata Bos Ajaib!

“Kolaborasi dengan berbagai institusi keuangan, termasuk CIMB Niaga, menjadi bagian dari strategi Ajaib untuk menghadirkan pengalaman finansial yang semakin terhubung dan mendukung perjalanan investasi masyarakat secara berkelanjutan,” kata Anderson dalam peresmian Kemitraan Strategis CIMB Niaga & Ajaib Group di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga, Noviady Wahyudi, mengatakan bahwa melalui kolaborasi dengan Ajaib, pihaknya ingin menghadirkan lebih banyak value bagi nasabah lewat pengalaman finansial yang terintegrasi.

|Baca juga: Ajaib Tekankan Penguatan Edukasi untuk Investor saat Konflik Timur Tengah Membara

Kolaborasi ini juga melengkapi ragam solusi investasi digital yang telah tersedia di OCTO, yang sebelumnya mencakup reksa dana, obligasi (termasuk SBN Ritel dan obligasi sekunder), serta jual beli emas. “Dengan hadirnya kerja sama dengan Ajaib, nasabah nantinya dapat mengakses investasi saham dengan lebih mudah, sekaligus memantau portofolionya melalui OCTO,” tutur Noviady.

Sementara itu, Anderson menilai bahwa masa depan industri investasi Indonesia tidak lagi hanya ditentukan oleh kemampuan menghadirkan akses terhadap produk investasi, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pelaku industri membangun kepercayaan, meningkatkan literasi, dan membantu masyarakat mempertahankan kebiasaan berinvestasi dalam jangka panjang.

“Kami percaya keberhasilan industri investasi Indonesia pada akhirnya tidak diukur dari berapa banyak rekening yang dibuka, tetapi dari berapa banyak masyarakat yang mampu terus berinvestasi dan membangun aset secara konsisten. Karena itu, kami akan terus memperkuat inovasi, edukasi, dan kolaborasi bersama berbagai mitra strategis agar investasi semakin mudah diakses dan menjadi bagian dari kehidupan finansial masyarakat Indonesia,” tutur Anderson.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Perdagangan BEI Sepekan Catatkan Hasil Positif

Member Login

or