Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di sesi I Selasa, 22 September 2026. IHSG terkoreksi 71 poin atau 1,11 persen ke level 6.313 di tengah tekanan pelemahan rupiah.
|Baca juga: BEI Jadwalkan RUPSLB di 28 Oktober, Agenda Demutualisasi Masih Belum Pasti
Tekanan jual masih mendominasi pergerakan pasar dengan sebanyak 537 saham terkoreksi, sementara hanya 157 saham menguat dan 269 saham bergerak stagnan. Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi mencapai hampir Rp8 triliun dengan volume perdagangan mencapai 19,64 miliar saham yang ditransaksikan sebanyak 1,35 juta kali.
IHSG melemah sejak Senin kemarin karena investor mengambil sikap wait and see menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) serta tertekan oleh pelemahan rupiah dan koreksi saham-saham energi serta perbankan berkapitalisasi besar. Banyak ekonom memprediksi BI akan mempertahankan bunga acuan di 5,25 persen pada akhir pertemuan Rabu besok.
|Baca juga: IHSG Senin Berakhir di Zona Merah
Sementara IHSG terkoreksi, pasar saham Asia malah bergerak menguat pada Selasa siang. Pasar saham Asia mengikuti kenaikan pasar saham AS semalam, ditopang oleh saham-saham terkait kecerdasan buatan.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
