Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan hingga akhir perdagangan sesi I, Selasa, 30 Juni 2026. IHSG anjlok 141,038 poin atau 2,42 persen ke 5.679,75 di akhir sesi pertama
IHSG tertekan seiring pelemahan rupiah yang mengikuti pelemahan yen dan mata uang emeging market lain karena penguatan green back. Pelaku pasar mengantisipasi sejumlah data ekonomi penting AS pekan ini, terutama data tenaga kerja yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed.
Jika data ekonomi AS kembali menunjukkan ketahanan yang kuat, peluang penurunan suku bunga diperkirakan semakin tertunda sehingga dolar AS berpotensi tetap menguat.
Faktor geopolitik telah mereda seiring disepakatinya lanjutan gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran setelah mereka sepakat menghentikan serangan terbaru di kawasan Teluk serta melanjutkan pembicaraan terkait sengketa Selat Hormuz.
Kesepakatan membuka peluang pemulihan perjanjian damai sementara setelah konflik dan aksi saling serang meningkat.
Pembicaraan lanjutan dijadwalkan berlangsung di Qatar, sementara ketegangan regional masih terjadi.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Related Posts

