1
1

PGE Tunjuk Direktur Keuangan Baru

Komisaris Independen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Mohammad Firmansyah,  Komisaris Independen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Abdul Musawir Yahya, Komisaris Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Gigih Udi Atmo, Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani, Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Edwil Suzandi, Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Andi Joko Nugroho berfoto bersama pada RUPST Tahun Buku 2025 PT Pertamina Energy Tbk di Jakarta, (21/4/2026). Foto: PGE

Media Asuransi, JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) menyetujui Fransetya Hasudungan Hutabarat sebagai Direktur Keuangan baru PGE menggantikan Yurizki Rio.

Dengan dukungan kepemimpinan baru, PGE optimistis momentum positif ini akan mempercepat pertumbuhan dan mendukung transisi energi bersih Indonesia.

Fransetya membawa pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang keuangan korporat lintas industri, mulai dari farmasi, properti, transportasi, hingga energi. Sebelumnya, ia sebagai director of finance sub-holding refining & petrochemical di PT Kilang Pertamina Internasional.

|Baca juga: PGE Optimisme Pertumbuhan Bisnis  2026

Berdasarkan pengalaman tersebut, perseroan optimistis Fransetya dapat menjaga kesinambungan visi dan strategi yang telah dibangun, serta mendorong penguatan kinerja bisnis PGE ke depan.

 

Hasil 2025

Sejalan dengan optimisme tersebut, kinerja operasional perseroan sepanjang 2025 turut menunjukkan capaian yang signifikan. Tahun 2025 menjadi tonggak bersejarah bagi PGE dengan pencatatan produksi tertinggi sepanjang sejarah (all time high), yakni sebesar 5.095,48 gigawatt hour (GWh), meningkat 5,55 persen dibandingkan 2024. Pencapaian ini didorong oleh beroperasinya PLTP Lumut Balai Unit 2 secara komersial pada Juni 2025, yang menambah kapasitas terpasang PGE sebesar 55 megawatt (MW) menjadi 727 MW.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani menyampaikan bahwa 2025 menjadi tahun yang penting bagi PGE. Dengan berbagai proyek penting yang berhasil diselesaikan dan dimulai, Perseroan optimistis hal ini akan mendukung pertumbuhan perusahaan dan agenda nasional.

|Baca juga: PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong

“PGE terus mengakselerasi pertumbuhan melalui tiga strategi utama: optimalisasi aset eksisting, ekspansi bisnis, dan diversifikasi sumber pendapatan baru. Pencapaian kami di tahun 2025 menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi menjadi world leading geothermal producer, mendukung agenda transisi energi bersih, sekaligus meningkatkan ketahanan energi nasional,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu, 23 April 2026.

Seiring kinerja operasional yang kuat, PGE juga membukukan performa keuangan yang solid sepanjang 2025. Perseroan mencatat pendapatan sebesar 432,73 juta dolar AS dan laba bersih sebesar 137,67 juta dolar AS. EBITDA meningkat 1,94 persen secara tahunan menjadi 330,35 juta dolar AS dengan margin 76,34 persen, mencerminkan fundamental keuangan yang sehat sekaligus memperkuat posisi perseroan dalam mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Editor : Wahyu Widiastuti

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post BCA Syariah dan Bank Aladin Perkuat Transaksi Money Market Antarbank
Next Post IHSG Melemah di Akhir Perdagangan Kamis

Member Login

or