Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok dalam di perdagangan Kamis, 23 April 2026. IHSG menurun 2,16 persen atau 163 poin ke 7.378,60 pada akhir perdagangan Kamis.
|Baca juga: PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) Laporkan Penggunaan Dana Hasil IPO Rp129,61 Miliar
Sebanyak 192 saham naik, 505 saham turun dan 123 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 53,55 miliar saham dengan total nilai Rp20,19 triliun.
Pelaku pasar masih khawatir status Bursa Efek Indonesia di tangan Morgan Stanley Capital International (MSCI). BEI masih berpeluang diturunkan kategorinya menjadi Frontier Market kendati telah melakukan sejumlah reformasi.
|Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Berikut 6 Rekomendasi Saham Pilihan dari BNI Sekuritas
Hal ini dikarenakan MSCI masih mempertahankan pembatasan terhadap saham Indonesia dalam tinjauan indeks Mei 2026 mendatang. Dalam pernyataan pada Senin (20/4) lalu, MSCI belum akan menambah saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes pada tinjauan kali ini.
MSCI juga masih membekukan peningkatan inklusi asing untuk saham-saham Indonesia. Di samping itu, MSCI masih mengkaji ruang lingkup, konsistensi, serta efektivitas data dan kebijakan baru yang diumumkan otoritas Indonesia.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
