1
1

Telkom Restorasi Terumbu Karang di Pulau Buru

Proses restorasi terumbu karang di Pulau Buru, Maluku Utara. | Foto: Telkom

Media Asuransi, JAKARTA – Kondisi ekosistem laut di beberapa wilayah Indonesia saat ini membutuhkan perhatian yang sangat mendesak. Berdasarkan data Mongabay tahun 2025, kondisi tutupan terumbu karang di Pulau Buru, Maluku, didominasi oleh kategori buruk dengan rata-rata hanya mencapai 24,79 persen jika mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup (Kepmen LH) No. 4 Tahun 2001.

Merespons tantangan lingkungan tersebut, TelkomGroup meluncurkan inisiatif strategis melalui pilar lingkungan Bisa Lestari. Di bawah pilar ini, Telkom menghadirkan Bisa Biru, sebuah program yang didedikasikan khusus untuk restorasi ekosistem pesisir dan laut di Indonesia.

|Baca juga: Telkomsel dan Rey Permudah Masyarakat untuk Tetap Terhubung Sekaligus Miliki Perlindungan Kesehatan

Mengusung semangat Bersama Jadi Bisa, inisiatif ini berfungsi sebagai penggerak pemulihan ekosistem bawah laut sekaligus menjadi kontribusi Telkom dalam mendukung dan memperbaiki kualitas kawasan konservasi perairan nasional demi masa depan bumi yang Bisa Lestari.

Sebagai bentuk aksi nyata, program Bisa Biru ini dilaksanakan di Pulau Buru, Maluku, pada tanggal 3–10 Juni 2026, sekaligus momentum untuk merayakan Hari Laut Sedunia dengan tema “Ibu Karang: Coral Reefs Restoration & Beyond”.

|Baca juga: Manajemen Telkom (TLKM) Angkat Bicara terkait Komisaris Jadi Tersangka KPK

Dalam pelaksanaannya, Telkom menurunkan 50 substrat sebagai media tanam baru dan melakukan transplantasi sebanyak 2.500 fragmen terumbu karang berkelanjutan, yang diikuti dengan pendataan serta riset berkala. Selain pemulihan fisik bawah laut, aspek sosial turut disentuh melalui pemberdayaan perempuan pesisir yang bergerak sebagai “Ibu Karang”, didukung dengan sesi diskusi interaktif mengenai pentingnya konservasi ekosistem terumbu karang bersama komunitas lokal.

‘’Dengan melibatkan kelompok perempuan sebagai ‘Ibu Karang’, Telkom ingin memastikan bahwa semangat Bersama Jadi Bisa dapat menjaga laut ini dapat mengakar kuat di dalam keluarga dan komunitas pesisir, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang,” ujar  Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia Hery Susanto, dalam keterangannya, Kamis, 16 Juli 2026.

Program restorasi ini merupakan implementasi nyata dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TelkomGroup yang berkomitmen penuh terhadap prinsip bisnis yang berkelanjutan.

Editor : Wahyu Widiastuti

 

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Ketahanan Industri Asuransi Adalah Ketahanan Bangsa, Pelajaran Strategis dari Pemikiran Muliaman D. Hadad
Next Post IHSG Kamis Masih Lanjutkan Reli

Member Login

or