Media Asuransi, JAKARTA – Harga Bitcoin (BTC) mencatat kenaikan sekitar 13 persen dalam sepekan, yang turut mendorong peningkatan aktivitas transaksi investor kripto di dalam negeri. Meningkatnya perhatian terhadap Bitcoin juga tecermin dari aktivitas perdagangan di platform aset kripto.
Berdasarkan data internal FLOQ, volume transaksi di platform tersebut meningkat lebih dari 15 persen seiring dengan penguatan harga Bitcoin dalam sepekan terakhir. Kenaikan aktivitas transaksi menunjukkan bahwa momentum pasar masih menjadi salah satu faktor yang mendorong investor untuk kembali memantau dan berpartisipasi dalam perdagangan aset kripto.
|Baca juga: Bitcoin Makin Diminati di Indonesia, Investor Kripto Kembali Ramai Bertransaksi
CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan bahwa peningkatan volume transaksi tersebut mencerminkan respons investor terhadap perubahan kondisi pasar, sekaligus menunjukkan bahwa pergerakan Bitcoin masih menjadi salah satu perhatian utama pelaku pasar aset digital di Indonesia.
“Kami melihat kenaikan volume transaksi lebih dari 10 persen seiring dengan penguatan Bitcoin. Ini menunjukkan bahwa ketika terjadi pergerakan harga yang signifikan, investor kembali meningkatkan perhatian dan aktivitasnya di pasar. Bagi kami, momentum seperti ini perlu diimbangi dengan edukasi agar investor tidak hanya mengikuti pergerakan harga, tetapi juga memahami faktor yang mempengaruhi pasar dan risiko dari setiap keputusan transaksi,” jelas Yudho dalam keterangan resmi.
|Baca juga: Bitcoin Business Index (BBI) Perkuat Framework UMKM-BRI untuk Dorong Ketahanan Bisnis Indonesia
Pertumbuhan aktivitas perdagangan tersebut berlangsung di tengah perkembangan ekosistem aset digital Indonesia yang semakin luas. Jumlah masyarakat yang memiliki akun pada platform aset keuangan digital terus bertambah, sementara kerangka regulasi dan pengawasan industri juga semakin berkembang.
Kondisi tersebut menciptakan dinamika baru bagi pasar kripto domestik. Di satu sisi, kenaikan harga Bitcoin dan meningkatnya arus modal dapat mendorong perhatian serta aktivitas investor. Di sisi lain, pertumbuhan jumlah pengguna perlu diikuti dengan peningkatan pemahaman mengenai volatilitas dan risiko aset digital.
“Bagi pelaku industri, perkembangan adopsi Bitcoin di Indonesia menjadi indikasi bahwa aset digital semakin masuk ke dalam perhatian masyarakat sebagai salah satu bagian dari ekosistem investasi. Momentum kenaikan harga Bitcoin sekaligus menjadi pengingat pentingnya membangun pertumbuhan pasar yang diikuti edukasi dan pemahaman risiko,” jelas Yudho.
Editor: S. Edi Santosa
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
