Erdikha Sekuritas: IHSG Berpotensi Kembali Menguat

Media Asuransi – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat pada range 6.000-6.050 setelah berhasil rebound pada perdagangan kemarin.

Equity Research Analyst PT Erdikha Elit Sekuritas Hendri Widiantoro menjelaskan, secara teknikal, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat membentuk pola candle bullish harami ditransaksikan dengan transaksi yang relatif sepi, tampak terjadi teknikal rebound setelah IHSG terjadi pelemahan tiga hari beruntun membentuk pola candle three black crows.

Baca juga: Reliance Sekuritas: IHSG Berpotensi Mencoba Rebound

Dia memaparkan, terdapat sinyal beli pada indikator stoochastic di areal oversold, indikasi bahwa IHSG saat ini sudah berada pada masa jenuh jual. “IHSG juga tampak mampu tertahan pada support lower band 6.000. Apabila IHSG mampu bertahan pada level tersebut, ada kecenderungan teknikal rebound terkonfirmasi,” katanya melalui riset harian yang dikutip Media Asuransi, Jumat (2/04/2021).

Menurutnya, IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak menguat pada range pergerakan 6.000 hingga 6.050 dengan rekomendasi saham ITMG, JSMR, MDKA, BJBR, dan CTRA.

Baca juga: Kalbe Farma (KLBF) Catatkan Kenaikan Laba Bersih 9,0 persen Menjadi Rp2,79 T

Lebih lanjut, Hendri menjelaskan, pergerakan IHSG pada kemarin sempat mengalami penurunan dikarenakan adanya sentimen negatif dari BPJS Jamsostek yang akan mengurangi porsi investasinya pada saham dan reksa dana. Namun pada penutupan perdagangan sesi 1 IHSG mengalami kenaikan meskipun belum signifikan di angka 5.988 atau naik sebesar 0,04% dikarenakan adanya rilis data ekonomi dari dalam negeri yaitu Markit Manufacturing PMI selama bulan maret yang mengalami ekspansi dan sedikit lebih baik dari sebelumnya serta diatas perkiraan konsensus dari 50,9 menjadi 53,2.

“Lalu ada juga rilis data inflasi yang sedikit mengalami penurunan dari sebelumnya 1,38% menjadi 1,37%. Dari rilisnya kedua data tersebut, mengindikasikan bahwa meskipun dari sisi manufaktur meningkat tetapi dari sisi daya beli masyarakat yang tercermin dari angka inflasi masih cenderung mengalami penurunan. Lalu di sesi kedua IHSG kembali melanjutkan penguatan hingga di angka 6.011 atau mengalami kenaikan 0,43%.”

Baca juga: Laba Bersih Mark Dynamics Naik 63,85 Persen Menjadi Rp144,19 M

Menurutnya, investor perlu mencermati data ekonomi yang akan dirilis hari Jumat yaitu data penggajian non pertanian (non farm payrolls) yang diperkirakan berdasarkan konsensus trading economic akan tumbuh sebesar 647.000 dari sebelumnya sebesar 379.000. Lalu, untuk data tingkat pengangguran berdasarkan konsensus trading economic akan turun tetapi tidak signifikan sebesar 6% dari sebelumnya sebesar 6,2%.

Selanjutnya untuk hari Senin pekan depan akan rilis data Markit Composite PMI dan Markit Service PMI final selama bulan Maret dimana untuk Markit Composite PMI berdasarkan konsensus trading economic masih mengalami ekspansi tetapi turun dari sebelumnya 59,5 menjadi 59,1, sedangkan untuk Markit Service PMI Final selama bulan maret diperkirakan menurut konsensus trading economic masih akan mengalami ekspansi sebesar 60 dari sebelumnya 59,8. Aca

Leave a Reply