Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan di sesi I Rabu, 13 Mei 2026. IHSG ditutup merosot 1,81 persen atau 124 poin ke level 6.734 pada jeda perdagangan hari ini.
|Baca juga: Pengumuman Lengkap MSCI: 6 Saham RI Dicoret dari Indeks Global Standar
Sebanyak 280 emiten bergerak menguat, 411 emiten melemah dan 268 emiten stabil. Frekuensi transaksi mencapai 1,46 juta kali dengan nilai transaksi mencapai Rp10,26 triliun.
Kekhawatiran pelaku pasar terhadap kemungkinan bursa saham Indonesia diturunkan kelasnya, dari Emerging Markets ke Frontier Markets tidak terbukti. Morgan Stanley Capital International ( MSCI ) tadi pagi tetap mempertahankan status Indonesia dalam kelompok Emerging Markets dan tidak menurunkannya ke kategori Frontier Markets.
|Baca juga: Saham ABDA Alami Volatilitas, Manajemen Beri Klarifikasi Begini!
Kekhawatiran ini yang membuat IHSG drop dalam jumlah besar pada perdagangan Selasa kemarin. Walau kelas bursa saham Indonesia tetap di Emerging Markets, namun IHSG tetap terkoreksi hari ini disebabkan nilai rupiah yang makin melemah terhadap dolar.
Data Bloomberg menunjukkan penguatan dolar AS sebesar 0,05 persen yang membawanya ke posisi Rp 17.537. Rupiah telah menembus 17.500 per dolar sejak Selasa kemarin seiring makin jauhnya peluang perdamaian di Timur Tengah.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

