Pefindo Tegaskan Peringkat Pelabuhan Indonesia IV idAA dan Outlook Stabil

Media Asuransi – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)  telah menegaskan peringkat “idAA” kepada PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) (PIKI) dan Obligasi I Tahun 2018. Prospek terhadap peringkat Perusahaan adalah “stabil”. 

“Obligor dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan, dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dibandingkan terhadap obligor Indonesia lainnya,” tulis Pefindo melalui keterangan resmi yang dikutip Media Asuransi, Jumat, 16 April 2021. 

Peringkat tersebut mencerminkan pandangan Pefindo terhadap potensi dukungan yang kuat dari pemerintah kepada PIKI, aliran pendapatan yang andal selama kondisi global yang tidak menguntungkan, dan kinerja operasi yang kami perkirakan dapat dipertahankan pada tingkat yang di atas rata-rata. Peringkat tersebut dibatasi oleh area operasi yang dilayani perusahaan yang memiliki skala perekonomian terbatas, profil keuangan perusahaan yang moderat, dan sifat industri yang sangat bergantung pada kondisi ekonomi dan peraturan pemerintah. 

Baca juga: 

Peringkat tersebut telah memperhitungkan realisasi yang baik atas rencana investasi PIKI. Pefindo dapat meningkatkan peringkat perusahaan apabila realisasi imbal hasil dari investasi baru PIKI lebih besar daripada yang kami proyeksikan, terutama dari pengembangan Makassar New Port (MNP), sehingga dapat meningkatkan profil keuangannya ke tingkat yang lebih konservatif. Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan apabila kami melihat terdapat penurunan tingkat dukungan pemerintah terhadap PIKI, seperti divestasi kepemilikan yang material. 

“Peringkat juga dapat berada di bawah tekanan apabila perusahaan menarik utang yang jauh lebih besar dari yang diproyeksikan dan/atau investasi baru PIKI tidak tereksekusi dengan baik dan/atau terdapat penurunan yang material terhadap volume peti kemas dan kargo yang mengakibatkan profil keuangan yang lebih lemah secara berkepanjangan.” 

PIKI adalah operator pelabuhan milik negara yang menyediakan fasilitas layanan pelabuhan melalui 25 cabang pelabuhan dan 3 terminal peti kemas di 10 provinsi di Indonesia: Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Perusahaan didukung oleh tiga anak perusahaan yaitu PT Kaltim Kariangau Terminal, PT Nusantara Terminal Service, dan PT Equiport Inti Indonesia. Ketiga anak perusahaan ini menyediakan beberapa jenis layanan pelabuhan, termasuk layanan kapal, kargo, kontainer, dan penumpang. PIKI sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah. Aca