Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026, setelah Selasa kemarin sempat menguat. IHSG terpangkas sangat dalam hingga ke bawah level psikologis, 6.000, berakhir 4,11 persen, setara 254 poin lebih rendah di level 5.941,06.
|Baca juga: IHSG Ambruk Hampir 5%, Prudential Indonesia Tetap Fokus di Strategi Investasi Jangka Panjang!
Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 39,66 miliar dengan nilai transaksi Rp 24,99 triliun. Sebanyak 692 saham melemah, 69 saham menguat dan 54 saham stagnan.
Faktor pemberat IHSG adalah pelemahan rupiah seiring harga energi yang kembali bergejolak akibat terhentinya perundingan damai Amerika Serikat dengan Iran. Rupiah ditutup melemah 127 poin (0,71 persen) ke level Rp17.966 per dolar AS pada hari ini akibat meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong penguatan dolar AS dan kekhawatiran inflasi global.
|Baca juga: IHSG Ambles Tembus ke Bawah 6.000
Ketegangan meningkat antara Washington dan Teheran. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pada hari Selasa bahwa Iran telah memasang ranjau di “sebagian besar” Selat Hormuz.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

