Media Asuransi, JAKARTA — PT Summit Oto Finance (SOF) dan PT Oto Multiartha (OTO) resmi melakukan penggabungan usaha (merger). Kesepakatan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 September 2026 dan telah mengantongi izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam skema penggabungan ini, SOF bertindak sebagai entitas penerima merger, sedangkan OTO resmi melebur. Seluruh hak dan kewajiban OTO dialihkan sepenuhnya kepada SOF.
|Baca juga: Bos Buana Finance (BBLD) Waspadai Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Industri Multifinance
Sebagai bagian dari transaksi, SOF menerbitkan 9.934 saham baru senilai Rp9,934 miliar yang seluruhnya diambil oleh PT Sinar Mas Multiartha (SMMA). Langkah ini dilakukan guna mematuhi batas maksimal kepemilikan asing sebesar 85 persen sesuai POJK 47/2020.
Dalam keterangan resminya, Kamis, 3 September 2026 disebutkan, bahwa Sebelum merger efektif, SOF yang dipimpin Victoria Rusna telah mencatatkan lonjakan kinerja signifikan. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, SOF berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 300,46 miliar pada semester I-2026, dimana nilainya tumbuh signifikan sebesar 206,81 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 97,93 miliar.
|Baca juga: Jual Beli Kendaraan ‘STNK Only’ Jadi Ancaman Nyata Industri Multifinance
Sementara itu, nilai aset, ekuitas, dan liabilitas SOF mengalami pertumbuhan pada semester I-2026. Secara rinci, SOF membukukan total aset sebesar Rp 19,28 triliun pada Semester I-2026, dimana nilainya bertumbuh 16,28 persen jika dibandingkan pencapaian akhir 2025 sebesar Rp 16,58 triliun. Jumlah ekuitas SOF tercatat sebesar Rp 3,83 triliun pada Semester I-2026, nilainya tumbuh 14,67 persen dibandingkan pencapaian akhir 2025 sebesar Rp 3,34 triliun. Dan senada dengan hal tersebut, liabilitas SOF tercatat tumbuh 16,69 persen dari Rp 13,24 triliun per akhir 2025 menjadi sebesar Rp 15,45 triliun pada Semester I-2026.
Untuk rasio Non Performing Financing SOF tercatat sebesar 0,27 persen pada Semester I-2026, membaik signifikan bila dibandingkan dengan 0,52 persen pada akhir 2025 berdasarkan laporan keuangan SOF, dengan demikian ekspansi bisnis SOF juga diikuti dengan peningkatan kualitas portofolio SOF.
Editor Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

