1
1

Inovasi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan BNI (BBNI)

Gedung BNI. | Foto: BNI

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI terus memperkuat transformasi digital sebagai penggerak pertumbuhan bisnis. Melalui wondr by BNI di segmen ritel dan BNIdirect di segmen wholesale, BNI memperluas layanan digital sekaligus meningkatkan aktivitas transaksi dan keterlibatan nasabah.

Hingga semester I/2026, wondr by BNI telah memiliki 15,1 juta pengguna dengan jumlah transaksi mencapai 1,1 miliar dan nilai transaksi sebesar Rp958 triliun. Di segmen wholesale, BNIdirect mencatat 279,7 ribu pengguna dengan 789 juta transaksi senilai Rp6.039 triliun.

|Baca juga: DPR Minta Aset Rampasan Tetap Produktif Selama Dikuasai Negara

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena mengatakan transformasi digital BNI diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kemudahan layanan, tetapi juga memperluas hubungan dengan nasabah dan membuka sumber pertumbuhan bisnis baru.

“Pertumbuhan transaksi pada wondr by BNI dan BNIdirect menunjukkan platform digital semakin menjadi bagian penting dari aktivitas finansial nasabah,” ujar Paolo, dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis, 10 September 2026.

|Baca juga: Saham ABDA Alami Volatilitas, Manajemen Buka Suara

Penguatan layanan digital BNI juga ditopang oleh jaringan transaksi yang luas. Hingga semester I/2026, BNI memiliki 13.386 ATM, lebih dari 229 ribu agen branchless banking, serta lebih dari 1,042 juta merchant dan QRIS.

BNI juga terus mengembangkan ekosistem Open API yang telah terhubung dengan lebih dari 2.000 mitra melalui 283 layanan API. Konektivitas tersebut memperluas titik interaksi BNI dengan nasabah sekaligus mendukung integrasi layanan dengan berbagai mitra bisnis.

Menurut Paolo, pengembangan kapabilitas digital juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi proses sekaligus memperkuat potensi cross-selling dan pengembangan bisnis. Ke depan, BNI akan terus memastikan investasi dan inovasi digital memberikan dampak nyata terhadap bisnis.

“Baik melalui peningkatan transaksi, efisiensi proses, maupun peluang cross-selling dan pengembangan ekosistem. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi enabler, tetapi menjadi bagian dari mesin pertumbuhan BNI secara berkelanjutan,” pungkas Paolo.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Saham ABDA Alami Volatilitas, Manajemen Buka Suara

Member Login

or