1
1

Ada 10 Risiko di Masa Depan, Inilah Tips dari AXA Mandiri untuk Menghadapinya

Kebersamaan ayah dan anak. Banyak keluarga merasa perlu mengambil peran yang lebih aktif dalam mempersiapkan masa depan anak-anak mereka. | Foto: AXA Mandiri

Media Asuransi, JAKARTA – Dunia saat ini menghadapi lanskap risiko yang semakin kompleks. Perubahan iklim, ketegangan geopolitik, serangan siber, hingga perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang begitu cepat menciptakan ketidakpastian baru yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat di berbagai aspek. Di tengah kondisi tersebut, mempersiapkan generasi mendatang agar mampu menghadapi berbagai tantangan, menjadi semakin penting.

Komitmen untuk memahami dan mengantisipasi risiko masa depan tersebut diwujudkan AXA melalui Future Risk Report, studi tahunan yang telah dilakukan selama 12 tahun terakhir untuk memetakan ancaman-ancaman yang paling dikhawatirkan masyarakat dan para ahli di seluruh dunia. Laporan ini bertujuan mendorong kesadaran publik sekaligus membantu masyarakat mempersiapkan diri menghadapi perubahan yang terus berlangsung.

Dalam AXA Future Risk Report 2025, lebih dari 25.000 responden dari 57 negara, termasuk Indonesia, disurvei pada periode 14 Mei hingga 19 Juni 2025. Hasilnya menunjukkan sepuluh risiko utama yang diperkirakan akan paling memengaruhi kehidupan manusia di masa depan, yakni perubahan iklim, stabilitas geopolitik, keamanan siber, AI dan big data, ketegangan sosial, sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, risiko makroekonomi, risiko energi, stabilitas finansial, serta perubahan demografi.

|Baca juga: AXA Mandiri Soroti Kemudahan Klaim Digital dan Express Claim

Temuan tersebut menunjukkan bahwa risiko saat ini tidak lagi berdiri sendiri. Berbagai tantangan saling berkaitan dan dapat memberikan dampak berantai terhadap kehidupan masyarakat. Di saat yang sama, laporan tersebut juga mencatat meningkatnya fragmentasi sosial. Kondisi ini membuat banyak keluarga merasa bahwa mereka perlu mengambil peran yang lebih aktif dalam mempersiapkan masa depan anak-anak mereka.

Lebih lanjut dalam laporan yang sama risiko kestabilan finansial berada di urutan ke-9 dan tercatat sebagai jenis risiko tertinggi yang disampaikan responden dari Indonesia. Banyak responden khawatir jika terjadi kegagalan sistem keuangan karena kondisi goepolitik yang berkelanjutan serta makin melebarnya kesenjangan sosial-ekonomi. Oleh karena itu, peran asuransi menjadi penting untuk menjadi bekal pelindungan keluarga dari dampak risiko ini jika terjadi.

“Ketika dunia menjadi semakin kompleks dan penuh ketidakpastian, salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan orang tua adalah memastikan generasi berikutnya memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi masa depan. Bekal tersebut tidak hanya berupa pendidikan dan nilai-nilai kehidupan, tetapi juga perlindungan finansial yang dapat membantu keluarga tetap tangguh saat menghadapi berbagai risiko,” kata Chief Marketing, Product, and Transformation Officer AXA Mandiri, Theodores Tangke, dalam keterangan resmi.

|Baca juga: AXA Mandiri Ajak Pemberi Kerja Persiapkan Rencana Pensiun Karyawan Sejak Dini

Pelindungan finansial menjadi semakin relevan karena berbagai risiko global pada akhirnya dapat berdampak pada stabilitas ekonomi keluarga. Gangguan ekonomi, krisis energi, konflik geopolitik, maupun bencana alam berpotensi memengaruhi pendapatan, kesehatan, serta kemampuan keluarga dalam mewujudkan rencana jangka panjang, termasuk pendidikan dan kesejahteraan anak.

Sebagai mitra pelindungan masyarakat Indonesia, AXA Mandiri menghadirkan beragam solusi asuransi yang dirancang untuk membantu keluarga mempersiapkan masa depan dengan lebih terencana. Berbagai pilihan produk menawarkan manfaat pelindungan yang beragam, mulai dari manfaat pengembalian premi, masa pelindungan yang panjang, hingga pilihan premi yang lebih terjangkau sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap keluarga.

“Produk-produk AXA Mandiri dirancang sejalan dengan berbagai risiko yang teridentifikasi dalam AXA Future Risk Report yang diterbitkan setiap tahun dan kebutuhan nasabah yang semakin berkembang. Kami ingin membantu masyarakat membangun fondasi keuangan yang lebih kuat, sehingga mereka dapat terus mengejar tujuan hidup, mempersiapkan generasi penerus, serta memberikan pelindungan terbaik bagi orang-orang yang mereka cintai,” jelas Theo.

Dia tambahkan, AXA Mandiri percaya bahwa menyiapkan pelindungan finansial bukan hanya tentang mengelola risiko hari ini, melainkan juga tentang membantu generasi mendatang memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan meraih cita-cita di tengah dunia yang terus berubah.

Editor: S. Edi Santosa

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Asuransi Sinar Mas Bayarkan Klaim Property All Risks dalam Dua Hari Kerja

Member Login

or