Media Asuransi, JAKARTA – Memulai pekerjaan pertama menjadi salah satu tonggak penting dalam kehidupan. Selain membuka peluang untuk membangun karier, momen ini juga menandai dimulainya kemandirian finansial. Namun, euforia menerima gaji pertama kerap membuat banyak first jobber lebih fokus pada memenuhi gaya hidup dibandingkan menyusun perencanaan keuangan yang matang.
Padahal, kebiasaan mengelola keuangan sejak dini menjadi fondasi penting untuk mencapai berbagai tujuan finansial di masa depan. Menyadari hal tersebut, Allianz membagikan sejumlah tips sederhana yang dapat membantu para first jobber mengatur penghasilan secara bijak, membangun kebiasaan menabung, serta mempersiapkan perlindungan finansial sejak awal perjalanan karier.
Perubahan status dari fresh graduate menjadi first jobber merupakan kebahagiaan yang tidak bisa dilukiskan. Pasalnya, first jobber berkesempatan mengukir karier pertama sekaligus leluasa dalam mengelola keuangan.
Namun, jangan sampai penghasilan pekerjaan pertama hanya untuk foya-foya atau sampai terbelit utang. Meski masih berstatus first jobber, harus memiliki perencanaan keuangan yang terukur atau sesuai pemasukan. Kamu cukup melakukan tiga hal ini untuk memiliki keuangan yang sehat.
Dikutip dari laman Allianz, Minggu, 26 Juli 2026, ada tiga poin yang menjadi perhatian yakni:
Pertama: yang perlu dilakukan ketika gajian datang adalah membuat pos pengeluaran. Ada baiknya, disiplin dengan pengeluaran ini.
|Baca juga: Allianz Bagikan Tips Manfaat Asuransi Perjalanan untuk Perjalanan Domestik
Kedua: membagi pos pengeluaran terdiri dari:
- Biaya harian (makan, minum, transportasi, telekomunikasi, internet) untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan untuk memenuhi hiburan pada akhir pekan.
- Biaya cicilan. Gunakan pos ini untuk membayar cicilan seperti kendaraan atau barang elektronik. Sebaiknya segera bayar cicilan sesuai jadwal. Jika melebihi jatuh tempo, pihak pemberi kredit akan memberikan denda yang tidak masuk dalam rencana keuangan.
- Investasi. Sebelum memulai berinvestasi, kamu pelajari dulu tujuan dan risikonya. Tetapi satu hal yang penting, investasi yang dimulai sejak usia muda bisa menjadi harta untuk masa depan (untuk menikah, melancong, melanjutkan kuliah)
- Asuransi. Seperti investasi, produk asuransi merupakan hal penting dalam hidup. Melengkapi diri dengan asuransi juga merupakan investasi, terlebih soal asuransi kesehatan. Sebagai first jobber, tak ada salahnya memiliki asuransi kesehatan sendiri untuk melindungi risiko kesehatan yang datang tiba-tiba.
Tak masalah jika sudah memiliki asuransi kesehatan dari kantor atau BPJS. Seandainya sakit atau kecelakaan, dan limit manfaat dari asuransi kantor maupun BPJS kamu sudah habis, bisa menggunakan asuransi kesehatan sendiri. Sehingga uang tabungan tidak akan terkuras habis untuk biaya medis.
Ketiga: pola hidup sehat. Jangan sampai lalai hidup sehat hanya karena euforia sebagai first jobber. Miliki pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, vitamin, dan cukup minum air mineral minimal delapan gelas per hari.
Dengan menjalankan perencanaan keuangan di atas, akan mampu memiliki finansial dan tubuh yang sehat.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
