Media Asuransi, GLOBAL – Allianz Malaysia Berhad mencatat pertumbuhan bisnis sepanjang semester I/2026. Total volume bisnis perusahaan mencapai RM3,26 miliar, naik 7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar RM3,05 miliar.
Pertumbuhan juga terlihat pada premi bruto yang meningkat 11,5 persen menjadi RM4,37 miliar dari sebelumnya RM3,91 miliar. Kenaikan tersebut terutama didorong oleh bisnis kendaraan bermotor, bancassurance, dan manfaat karyawan.
CEO Allianz Malaysia Berhad Sean Wang mengatakan kinerja tersebut menunjukkan momentum pertumbuhan perusahaan masih terjaga hingga kuartal II/2026.
“Allianz Malaysia berhasil mempertahankan momentum dari awal yang kuat di 2026 hingga ke kuartal kedua, dengan mencatatkan hasil positif yang didorong oleh pertumbuhan yang baik di segmen asuransi jiwa maupun asuransi umum,” kata Sean dikutip dari Insurance Asia, Kamis, 27 Agustus 2026.
|Baca juga: DPR: RUU Perampasan Aset Harus Dibahas Hati-hati
|Baca juga: Laba Allianz Asia Pacific Naik 11,4% di Semester I/2026
Pada bisnis asuransi umum, Allianz General Insurance Company (Malaysia) Berhad mencatat total volume bisnis sebesar RM1,84 miliar pada semester I/2026. Angka ini tumbuh 5,5 persen dibandingkan dengan RM1,75 miliar pada semester I/2025, dengan bisnis kendaraan bermotor menjadi salah satu pendorong utama.
Sementara itu, Allianz Life Insurance Malaysia Berhad mencatat premi baru tahunan sebesar RM487,6 juta, naik 8,7 persen dari RM448,4 juta pada semester I/2025. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang bisnis bancassurance dan manfaat karyawan.
Nilai bisnis baru juga tumbuh 8,7 persen menjadi RM248,4 juta dari sebelumnya RM228,6 juta. Di tingkat grup, Allianz SE membukukan total volume bisnis sebesar €98,6 miliar pada semester I/2026, dengan pertumbuhan bisnis secara internal sebesar empat persen.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

