Media Asuransi, JAKARTA – PT Asuransi Tri Pakarta (Tripa) mencatat lini kredit dan kebakaran/properti masih menjadi sumber utama perolehan premi perusahaan hingga semester I/2026. Kedua segmen tersebut menyumbang hampir 69 persen dari total premi bruto Tripa sepanjang enam bulan pertama tahun ini.
Direktur Keuangan dan Human Capital Asuransi Tri Pakarta Indomora Harahap mengatakan bisnis kredit saat ini menjadi lini dengan kontribusi terbesar terhadap portofolio perusahaan. Setelah kredit, properti menjadi segmen dengan peran signifikan dalam menopang kinerja Tripa.
“Kredit itu banyak sih sebetulnya, dominasi sebetulnya masih pertama kredit ya. Yang kedua itu baru properti,” katanya saat ditemui dalam kegiatan donor darah di Kantor Pusat Tripa, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Untuk bisnis kredit, Tripa antara lain memberikan penjaminan terhadap fasilitas pembiayaan yang disalurkan perbankan kepada nasabah. Perlindungan tersebut mencakup sejumlah jenis pembiayaan, termasuk kredit konsumer.
|Baca juga: Ekonomi RI Tumbuh 5,29% tapi Pekerja di Sektor Perdagangan Berkurang, Kok Bisa?
|Baca juga: Sequis SHEPRENUER Dorong Wirausaha Perempuan Naik Kelas Lewat Penguatan Manajemen Keuangan
“Jaminan kredit misalnya ngambil kredit consumer ke bank, kita jamin fasilitasnya,” jelas Indomora.
Berdasarkan laporan hasil usaha surplus underwriting hingga Juni 2026, premi bruto Tripa mencapai Rp842,90 miliar. Nilai tersebut tumbuh 4,06 persen dibandingkan dengan Rp810,02 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan premi terutama berasal dari penutupan langsung yang mencapai Rp824,87 miliar, meningkat 5,76 persen secara tahunan. Jika dilihat berdasarkan lini usaha, kebakaran/properti mencatat premi bruto terbesar dengan nilai Rp341,75 miliar.
Kontribusinya mencapai sekitar 40,5 persen terhadap total premi bruto perusahaan. Sementara itu, lini kredit membukukan premi bruto Rp238,40 miliar atau sekitar 28,3 persen. Dengan demikian, kedua lini tersebut secara gabungan menyumbang hampir 69 persen dari total premi bruto Tripa hingga semester I/2026.
Portofolio perusahaan juga berasal dari sejumlah lini usaha lainnya. Hingga Juni 2026, premi bruto dari rangka kapal tercatat Rp69,72 miliar, EAR/CAR Rp72,95 miliar, pesawat Rp44,45 miliar, kendaraan bermotor Rp26,37 miliar, serta pengangkutan Rp14,31 miliar.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

