Media Asuransi, SURABAYA – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) kembali menghadirkan Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) 2026, ajang penghargaan prestisius bagi tenaga pemasar asuransi jiwa atas dedikasi, profesionalisme, dan kinerja terbaiknya dalam memperluas akses perlindungan kepada masyarakat.
TADEA 2026 juga menghadirkan agenda Convention yang mempertemukan tenaga pemasar dengan sejumlah pembicara inspiratif dari dalam maupun luar industri.

Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat memberikan keynote speech bertajuk “Redefining Agency & Distribution: From Expanding Reach to Strengthening Protection”. | Foto: AAJI
Dalam keynote speech bertajuk “Redefining Agency & Distribution: From Expanding Reach to Strengthening Protection”, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono, menekankan pentingnya profesionalisme tenaga pemasar dalam membangun kepercayaan nasabah.
|Baca juga: TADEA AAJI Dorong Generasi Muda Bangun Aset dan Siapkan Masa Depan Finansial Sejak Dini
Ia juga menyampaikan agenda reformasi OJK untuk meningkatkan standar industri, serta pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam mempersiapkan generasi berikutnya di industri asuransi.
“AI tidak akan menggantikan tenaga profesional di industri asuransi. Namun, tenaga profesional yang mampu memanfaatkan AI secara efektif akan memiliki kinerja yang lebih unggul dibandingkan mereka yang tidak menggunakannya. Fokus kita bukan tentang jumlah SDM, tetapi kualitas SDM. SDM berkualitas yang adaptif, kompeten, dan mampu memanfaatkan AI akan menjadi penggerak utama masa depan industri asuransi Indonesia,” ujar Ogi dikutip dari keterangan resmi, Jumat, 21 Agustus 2026.
Menurutnya, meskipun industri, teknologi, cara masyarakat mencari informasi, dan ekspektasi nasabah terus berubah, kepercayaan tetap menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan dengan masyarakat.
Kepercayaan tidak dibangun dalam satu pertemuan, melalui satu produk, maupun semata-mata dengan teknologi, tetapi dengan konsistensi dalam memberikan pelayanan kepada setiap nasabah. Melalui Convention TADEA 2026, para tenaga pemasar diharapkan dapat memperoleh berbagai perspektif yang mendorong peningkatan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
|Baca juga: TADEA AAJI 2026 Ajang Kolaborasi Pelaku Industri Asuransi

Antonius Probosanjoyo, Ketua Panitia TADEA 2026 saat membuka acara Convention TADEA 2026 di Surabaya. | Foto: AAJI
Ketua Panitia TADEA 2026 Antonius Probosanjoyo, menyampaikan, kita datang dari perusahaan, kanal distribusi, latar belakang, dan perjalanan yang berbeda. Namun, kita memiliki satu tujuan yang sama, yakni membangun industri asuransi yang semakin dipercaya dan memberikan perlindungan yang semakin bermakna bagi masyarakat.
’’Kami berharap Convention ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga insight yang dapat terapkan untuk terus meningkatkan kompetensi serta pelayanan kepada masyarakat,” jelas Antonius Probosanjoyo.

Susi Pudjiastuti, Entrepreneur & Independent Activist, saat berbagi pengalamannya dalam Convention TADEA 2026 dalam sesi bertajuk “Preserving Trust, Creating Meaning”. | Foto: AAJI
Sejumlah tokoh inspiratif turut berbagi pengalaman dan perspektif dalam Convention TADEA 2026. Susi Pudjiastuti, Entrepreneur & Independent Activist, melalui sesi bertajuk “Preserving Trust, Creating Meaning”, mengajak peserta melihat bagaimana keberanian, konsistensi, dan solusi nyata dapat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan sekaligus menciptakan purpose dan impact yang bermakna.
Jaslyn NG, Top of the Table Member 2026 & Asia Insurance Agent of The Year 2024, membagikan pengalamannya dalam membangun hubungan dengan nasabah hingga mencapai prestasi di industri asuransi. Menurutnya, pencapaian besar bukan hanya tentang angka, tetapi juga perjalanan yang dibangun melalui kerja keras, integritas, dan tanggung jawab. Dalam sesinya, Jaslyn memperkenalkan prinsip TRUST dalam membangun hubungan dengan nasabah, yaitu Talk less, ask the Real question, Underpromise overdeliver, Show up, dan stay True. Menekankan pentingnya mendengarkan, memahami kebutuhan nasabah, menepati janji, hadir ketika dibutuhkan, dan menjaga integritas sehingga kepercayaan dapat tumbuh.
|Baca juga: AAJI Dukung Implementasi POJK No. 36 Tahun 2025 untuk Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan Berkelanjutan
Convention juga menghadirkan Thomas Suhardja, Chief Human Capital Officer Halodoc, yang membagikan perspektif mengenai peran teknologi dalam menyederhanakan akses layanan kesehatan. Sementara itu, dr. Candrati Sukardji, Indonesia Country Manager IHH Healthcare, membahas upaya meningkatkan akses layanan kesehatan melalui kolaborasi dengan industri asuransi.
Transformasi
Tahun ini, memasuki penyelenggaraan ke-39, Top Agent Awards (TAA) telah bertransformasi menjadi Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) seiring dengan berkembangnya kanal distribusi yang semakin beragam. Ajang ini memperluas cakupan penghargaan yang tidak lagi terbatas pada keunggulan agen individu dari kanal keagenan tradisional, tetapi juga mengapresiasi kontribusi kanal distribusi modern yang kini menjadi bagian penting dalam pertumbuhan industri asuransi, termasuk bancassurance, telemarketing, digital, hingga berbagai kemitraan strategis lainnya.
Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo, menyampaikan bahwa keberagaman perspektif yang dihadirkan dalam Convention TADEA 2026 dapat mendorong peserta untuk menerapkan pembelajaran dalam pekerjaan sehari-hari.
“Melalui Convention TADEA 2026, peserta mendapatkan pembelajaran dari para narasumber hebat yang telah berhasil membangun kepercayaan dan dampak positif di bidangnya masing-masing. AAJI berharap tenaga pemasar tidak hanya pulang membawa ilmu, tetapi juga membawa semangat untuk menjadi lebih baik,” ujar Albertus.
Editor : Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

