1
1

Laba AIA Group Naik 69,2% Jadi US$4,3 Miliar di Semester I/2026

Ilustrasi. | Foto: Freepik

Media Asuransi, GLOBAL – AIA Group Limited mencatat kenaikan laba bersih yang signifikan pada semester I/2026. Laba bersih konsolidasian perseroan mencapai US$4,3 miliar, naik 69,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Melansir Insurance Asia, Senin, 24 Agustus 2026, kinerja positif juga terlihat dari nilai bisnis baru (VONB) yang meningkat 10 persen menjadi US$3,2 miliar. AIA mengatakan pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan bisnis baru, laba, dan arus kas sepanjang enam bulan pertama 2026.

Tidak termasuk Thailand, VONB AIA tumbuh lebih tinggi sebesar 14 persen. Pertumbuhan bisnis baru juga tercatat di seluruh kanal distribusi dan segmen yang dilaporkan, kecuali Thailand. Sementara itu, operating return on embedded value (ROEV) mencapai 18 persen secara tahunan. Angka tersebut meningkat dari 15,8 persen pada 2025.

|Baca juga: Oona Indonesia Catat Laba Bersih Tumbuh 55% di Semester I/2026 

|Baca juga: Citi Indonesia Cetak Laba Rp994 Miliar, DPK Tumbuh 23% di Semester I/2026

Embedded value equity AIA juga naik enam persen per saham menjadi US$83,4 miliar. Adapun laba operasional setelah pajak (OPAT) per saham meningkat 13 persen. Dengan kinerja tersebut, AIA memperkirakan pertumbuhan OPAT per saham pada periode 2023-2026 akan melampaui target tahunan sebesar 9-11 persen.

Dari sisi pemegang saham, AIA telah mengembalikan US$3,6 miliar melalui dividen dan pembelian kembali saham sepanjang semester I/2026. Perseroan juga menaikkan dividen interim 10 persen menjadi 53,9 sen Hong Kong per saham.

Group Chief Executive and President AIA Group Lee Yuan Siong mengatakan VONB sebesar US$3,2 miliar merupakan rekor baru bagi perseroan. Di luar Thailand, bisnis Premier Agency mencatat pertumbuhan VONB sebesar 11 persen.

Sementara itu, jaringan mitra distribusi strategis tumbuh 18 persen, terutama ditopang kanal bancassurance, independent financial adviser (IFA), dan broker.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Sumitomo Life Kembali Cetak Laba US$581,9 Juta di Kuartal I/2026
Next Post Premi Asuransi Umum India Tumbuh 5,7% di Juli 2026

Member Login

or