Media Asuransi, JAKARTA – Kabut asap dapat mengandung partikel halus seperti PM2.5 yang bisa masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan. Kamu perlu mengurangi paparan dengan membatasi aktivitas di luar ruangan, menutup pintu dan jendela, menjaga kualitas udara di dalam ruangan, hingga menggunakan respirator.
Langkah ini penting karena kabut asap tidak hanya menyebabkan mata perih atau batuk, tetapi juga dapat mengganggu pernapasan dan memperburuk penyakit jantung maupun paru-paru. Meskipun sudah menjaga udara di dalam ruangan, namun kabut asap dari luar sangat mungkin masuk ke rumah, sekolah, maupun kantor.
Oleh karena itu, berada di dalam ruangan tetap perlu disertai langkah untuk menjaga kualitas udara. Melansir Allianz Indonesia, Sabtu, 31 Oktober 2026, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
1. Tutup pintu dan jendela
Saat kualitas udara memburuk, tutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya asap. Jika menggunakan AC, pilih mode sirkulasi ulang agar udara dari luar tidak terus masuk. Namun, jangan biarkan ruangan menjadi terlalu panas. Jika suhu di dalam ruangan sudah membahayakan kesehatan, pertimbangkan untuk mencari tempat tertutup lain dengan kualitas udara yang lebih baik.
2. Gunakan penyaring udara
Jika tersedia, gunakan air purifier dengan filter HEPA untuk membantu mengurangi partikel halus di dalam ruangan. Sistem HVAC juga dapat menggunakan filter dengan kemampuan penyaringan yang sesuai.
|Baca juga: Kenali Toxic Leadership: Ciri, Dampak, dan Penyebab Bos yang Merusak Tim!
|Baca juga: 8 Kesalahan yang Membuat Pemimpin Tidak Efektif
Jika abu atau jelaga masuk ke dalam rumah, bersihkan permukaan menggunakan kain lembap agar partikel tidak kembali beterbangan. Melepas sepatu sebelum masuk rumah juga dapat membantu mengurangi masuknya kotoran dari luar.
3. Kurangi sumber polusi di dalam rumah
Selama kabut asap terjadi, hindari aktivitas yang dapat menambah polusi udara di dalam ruangan, seperti merokok, membakar kayu, menyalakan lilin, atau melakukan aktivitas lain yang menghasilkan asap. Dengan mengurangi sumber polusi tambahan, kualitas udara di dalam rumah dapat lebih terjaga.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

