Caption foto 2 :
Media Asuransi, JAKARTA – Asosiasi Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APARI) menggelar acara APARI Collaboration Event 2026 pada 24 – 25 Juli 2026 di Bandung, Jawa Barat.
Sebanyak 270 peserta ikut dalam kegiatan yang menyatukan pengembangan kompetensi, penguatan etika profesi, perluasan layanan organisasi di daerah, serta kebersamaan antaranggota ini.

Pembicara seminar menyampaikan materi secara terpisah dari Loco Cafe, Bandung, Jawa Barat. | Foto: APARI
Berbeda dari seminar konvensional, APARI menjadikan perjalanan menggunakan Kereta Api sebagai ruang belajar yang bergerak. APARI menjadikan konsep ini untuk menempatkan pengetahuan, pengalaman, dan interaksi profesional di dalam satu perjalanan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari memahami inovasi transportasi dan risiko perjalanan, memastikan layanan pialang memberikan nilai tambah, memperkuat kepatuhan, hingga membangun jejaring lintas wilayah.
|Baca juga: APARI Gelar Seminar International
Ketua Umum APARI, Abdul Rohman mengungkapkan, “APARI Collaboration Event 2026 merupakan bagian dari komitmen asosiasi untuk menghadirkan manfaat yang nyata bagi anggota. Pengembangan profesi tidak cukup hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi perlu diperkuat dengan pengalaman belajar yang relevan, jejaring yang sehat, serta pemahaman terhadap etika dan dinamika regulasi.”

Ketua Departemen Literasi dan Pengembangan Profesi APARI, Heng Yanti menambahkan, dalam mengoordinasikan rangkaian APARI Collaboration Event 2026, tantangan utamanya adalah menyatukan unsur pendidikan, layanan anggota, pengembangan cabang, kepatuhan, dan kebersamaan dalam satu perjalanan yang utuh.
|Baca juga:APARI Gelar Marine Fest 2026 Perkuat Ekosistem Asuransi Maritim Indonesia
”Karena itu, setiap agenda dirancang agar saling melengkapi. Anggota tidak hanya memperoleh pengetahuan, memperluas jejaring, memahami kewajiban profesi, dan membangun kembali semangat kebersamaan,” kata Heng Yanti.
Selama perjalanan, RailTalk on Board yang mengangkat tema “Inside Every Journey: Stories, Risks, Innovation & Protection” diikuti 270 peserta ini menghadirkan pembicara Moh. Fadilah Dwi Permana, Manager of Protocol & Administration PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta Chandra Faiz Reza, CIIB, Deputy Director/GM of Operations PT Media Artha Proteksi Pialang Asuransi yang dimoderatori oleh Wiena Shakuntala, Ketua Badan Pendidikan dan Pengembangan Profesi APARI.
Dari sisi transportasi, materi KAI menekankan komitmen menghadirkan angkutan massal yang aman, dan berkelanjutan melalui inovasi teknologi dan peningkatan layanan. Sementara itu, sesi “Travel Insurance: Beyond the Policy” memperluas pemahaman bahwa perlindungan perjalanan tidak berhenti pada biaya pengobatan. Risiko keterlambatan dan pembatalan perjalanan, gangguan koneksi, kehilangan atau kerusakan bagasi, kecelakaan diri, evakuasi medis, kehilangan dokumen, serta kebutuhan bantuan darurat juga perlu dipetakan secara tepat.
Editor :: Wahyu Widiastuti
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
