2 Bulan Krakatau Steel (KRAS) Catatkan Ekspor 312.000 Ton

Media Asuransi – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berhasil melaksanakan ekspor baja sebesar 311.758 ton selama periode Januari hingga Februari 2021. Jumlah tersebut meningkat dibanding periode sama tahun 2019 yang tercatat sebesar 290.645 ton. Secara keseluruhan, dari total volume penjualan HRC dan CRC sebesar 1,60 juta ton di tahun 2020, porsi ekspor sebesar mencapai 12 persen yaitu 128.000 ton.

Direktur Utama KRAS, Silmy Karim, mengatakan bahwa di tahun 2021 Krakatau Steel memperkirakan dapat meningkatkan volume penjualan HRC dan CRC hingga 2,04 juta ton dengan target ekspor sebesar 155.000 ton atau meningkat 17,20 persen dibandingkan tahun 2020. Secara spesifik, target pengiriman ekspor baja Krakatau Steel ke Eropa sebesar 100.000 ton di tahun 2021.

“Kami masih melakukan negosiasi untuk pengiriman berikutnya ke Eropa di 2021 ini. Semoga ke depan akan lebih banyak dan lebih luas lagi ekspor baja yang dapat kami lakukan sehingga Krakatau Steel mampu meningkatkan volume penjualannya dengan lebih baik lagi,” kata Silmy dalam keterangan tertulis yang dikutip Media Asuransi di Jakarta, Rabu, 17 Maret 2021.

Baca Juga:

Menurut Silmy, perseroan juga tengah menjajaki pangsa pasar ekspor baru ke India pada semester II tahun 2021. Sebelumnya, perseroan telah melakukan ekspor perdana ke Malaysia di awal tahun 2021. Di bulan Maret 2021 ini,  Krakatau Steel juga sudah mulai melakukan ekspor produknya ke Eropa sebesar 20.000 ton.

“Di masa pandemi Covid-19 ini, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) tetap melihat sebuah peluang untuk terus meningkatkan volume penjualan di 2021,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), Akbar Djohan, menjelaskan bahwa KBS akan terus melakukan yang terbaik dalam membantu proses pengiriman ekspor baja. KBS memiliki pelabuhan yang telah mengimplementasikan pelayanan logistik terintegrasi untuk memberikan percepatan serta keamanan sebagai pelabuhan curah kering terbesar di Indonesia dengan predikat smartport.

“Melalui Pelabuhan Cigading yang dimiliki PT KBS, ekspor baja ke Eropa sudah berjalan dengan baik. Portugal adalah negara dengan tujuan pengiriman ekspor terbanyak ke Eropa yakni sebesar 7.500 ton, kemudian Spanyol dengan total hampir 7.000 ton, serta Italia sebesar 6.000 ton,” kata Akbar.

Akbar juga mengatakan, tahun ini PT KBS akan membantu KRAS untuk melakukan ekspor ke Australia. Di Eropa, produk HRC menjadi produk utama yang diekspor. Sedangkan untuk Malaysia ekspor HRC, Hot Rolled Plate (HRP), dan Hot Rolled Pickled Oil (HRPO).

“PT KBS akan melakukan yang terbaik dan mendukung KRAS untuk bisa meningkatkan kegiatan ekspor baja dan berkontribusi dalam majunya industri baja nasional. PT KBS juga akan terus meningkatkan kebutuhan proses ekspor di pelabuhan Cigading,” pungkasnya. One