Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tipis pada akhir perdagangan sesi I , Senin, 3 Agustus 2026. IHSG tergerus 0,03 persen setara 1,8 poin ke level 6.234.
|Baca juga: IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat
IHSG melemah di tengah rilis data deflasi Juli sebesar 0,14 persen, terutama disumbang kelompok makanan-minuman-tembakau dengan komoditas dominan bawang merah, cabai, telur ayam, tomat, dan jeruk.
IHSG sempat menguat di awal perdagangan dan menguat ke 6.251 namun tekanan jual yang terjadi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) membuat laju penguatan tidak mampu dipertahankan.
Total volume transaksi bursa mencapai 22,096 miliar saham dengan nilai transaksi Rp7,69 triliun. Sebanyak 294 saham turun harga, 323 naik harga dan 169 flat.
|Baca juga: Asuransi Maximus Graha (ASMI) Bakal Buyback Saham hingga Rp17,9 Miliar, Ini Tujuannya!
Sementara bursa saham Asia bergerak bervariasi pada hari ini di tengah turunnya harga minyak dunia merespons sikap Amerika Serikat yang membatalkan rencana serangan terhadap Iran.
Presiden Donald Trump mengatakan bahwa serangan yang direncanakan telah dibatalkan , setelah Teheran dan negara-negara tetangganya di kawasan itu meminta agar serangan ditunda.
Sentimen harga saham teknologi AI masih mendominasi keputusan pelaku pasar. Investor masih menuntut bukti pertumbuhan pendapatan emiten sektor teknologi ini di tengah belanja modal yang besar selama tahun ini dan juga rencana di tahun depan.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
