Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) atau Danamon terus memacu laju bisnis di tahun ini. Di antara strategi yang dioptimalkan adalah memanfaatkan ekosistem Grup Danamon dengan MUFG sebagai induk usaha serta anggota perusahaan lainnya.
Chief Financial Officer Bank Danamon Indonesia Theresia Adriana menjelaskan Danamon terus melakukan review terhadap target bisnis yang sudah ditentukan dengan harapan target tersebut bisa dicapai. Sinergi dan memanfaatkan ekosistem grup pun dimaksimalkan di tengah kondisi ekonomi yang sedang tertekan sekarang ini.
“Danamon terus mengoptimalkan juga ekosistem Grup Danamon dengan MUFG sebagai induk kami, serta anggota perusahaan untuk terus memaksimalkan sinergi hubungan bisnis yang dapat terjadi dalam satu grup finansial,” kata Theresia, dalam konferensi pers virtual Kinerja Semester I/2026 Bank Danamon, beberapa waktu lalu.
|Baca juga: Dapat Restu OJK, Jahja Anwar Resmi Jadi Direktur Utama Clipan Finance (CFIN)
|Baca juga: Danamon (BDMN) Siapkan D-Bank PRO Jadi Platform Utama Layanan Finansial Terintegrasi
Selain itu, lanjutnya, Danamon terus melihat secara berkala, melakukan kajian, dan evaluasi terhadap strategi bisnis dengan mempertimbangkan pertumbuhan perekonomian atau perkembangan kondisi ekonomi, serta dinamika pasar dan lingkungan usaha yang terus berubah.
“Yang kita lihat dengan kenaikan BI-Rate dan juga rupiah. Kami juga lakukan terus sebagai bagian dari proses bisnis yang normal untuk memastikan strategi dan target yang kami tetapkan tetap relevan dengan kondisi terkini,” jelasnya.
|Baca juga: PSAK 117 Ubah Cara Menilai Kinerja Asuransi, Pendapatan Premi Bukan Lagi Acuan Utama
|Baca juga: Laba Bersih Tugu Insurance (TUGU) Naik 76,87% di Semester I/2026
Di tengah berbagai tantangan tersebut, masih kata Theresia, Danamon juga tetap melihat ada peluang untuk mengoptimalkan berbagai sumber pertumbuhan, termasuk melakukan peningkatan pendapatan berbasis fee income.
“Ke depannya kami akan terus memperkuat diversifikasi sumber pendapatan dan juga menjaga kualitas pertumbuhan bisnis, serta mempertahankan kinerja yang sehat dan juga berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
