Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan akhir pekan, Jumat, 24 April 2026. IHSG berkurang 248 poin atau 3,38 persen ke level 7.129.
|Baca juga: Eastspring Investments Indonesia: Pasar Finansial Tertekan di Tengah Kenaikan Harga Minyak
Sebanyak 44,7 miliar saham ditransaksikan dengan membukukan nilai transaksi Rp24,3 triliun. Sebanyak 92 saham menguat, sedangkan 701 saham turun dan 166 saham stagnan.
IHSG anjlok seiring bursa regional Asia yang memerah karena tekanan geopolitik seputar kelanjutan gencatan senjata di Timur Tengah. Gencatan senjata yang rapuh dengan pernyataan saling mengancam antara Amerika Serikat dan Iran membuat harga minyak Brent mengalami kenaikan US$1,93 atau 1,8 persen menjadi USD107 per barel pada pukul 15.05 WIB. Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menguat 76 sen atau 0,8 persen menjadi USD96,61 per barel.
|Baca juga: Mirae Asset Sekuritas: Reformasi Pasar Modal Jadi Penentu di Tengah Tekanan MSCI
Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah memerintahkan Angkatan Laut untuk “menembak dan membunuh” kapal-kapal Iran yang memasang ranjau di selat tersebut, dan meningkatkan aktivitas pembersihan ranjau.
Komentar Trump muncul hanya beberapa hari setelah dia mengatakan akan memperpanjang gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran tanpa batas waktu untuk memungkinkan pembicaraan perdamaian lebih lanjut.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
