Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) atau BSI menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi perdagangan halal global. Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi strategis BSI dalam ajang D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 yang berlangsung di Senayan Tennis Indoor Complex, Jakarta.
Dalam rangkaian acara HEI Talk bertajuk ‘Breaking Borders: Accelerating Global Halal Trade through Seamless Financial Solutions’, BSI memaparkan kapabilitas perbankan digitalnya yang kini siap menjadi mitra utama bagi pelaku bisnis dan individu yang ingin melakukan ekspansi go global.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menyatakan BSI akan terus memperkuat sinergi antara layanan digital, jaringan kantor cabang, e-channel, serta pengembangan ekosistem syariah untuk memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia.
|Baca juga: DPLK Manulife Soroti Rendahnya Literasi Dana Pensiun di Indonesia
|Baca juga: DPLK Manulife Sebut Banyak Perusahaan Lokal Masih Belum Paham Manfaat Dana Pensiun
Ia menambahkan perseroan optimistis penguatan dana murah, transformasi digital, serta pengembangan ekosistem haji, umrah, dan bisnis bank emas akan menjadi mesin pertumbuhan berkelanjutan.
“Seluruh layanan BSI saling terintegrasi untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi nasabah sekaligus memperkuat peran BSI sebagai mitra strategis masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keuangan syariah secara menyeluruh,” ungkap Anton, dikutip dari keterangan resminya, Senin, 13 Juli 2026.
Untuk mendukung aktivitas perdagangan internasional serta memperkuat daya saing pelaku usaha Indonesia di pasar halal global, BSI menghadirkan BEWIZE sebagai solusi finansial terintegrasi yang menghubungkan kebutuhan trade, cash management, dan value chain dalam satu platform digital.
Melalui BEWIZE, pelaku usaha mulai dari UMKM hingga korporasi dapat mengelola transaksi bisnis secara lebih mudah, efisien, aman, dan seamless, sehingga semakin siap melakukan ekspansi ke pasar internasional.
Editor: Angga Bratadharma
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

