Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan awal pekan. IHSG melemah sebesar 44,2 poin (0,69 persen) ke level 6.365,3 pada penutupan perdagangan, Senin, 10 Agustus 2026.
|Baca juga: IHSG Diramal Menguat, Berikut 6 Rekomendasi Saham untuk Hari Ini
Total volume transaksi bursa mencapai 46,61 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 18,2 triliun. Sebanyak 306 saham naik harga, 340 turun harga dan 317 saham flat.
Sejumlah bursa Asia juga ditutup menguat, seperti Bursa Hong Kong dan Shanghai. Inflasi konsumen Tiongkok melambat menjadi 0,5 persen pada bulan Juli dari 1 persen pada bulan Juni, sementara harga produsen juga turun lebih besar dari perkiraan, yang mengindikasikan berlanjutnya tekanan harga domestik yang lemah.
|Baca juga: IHSG Melemah di Sesi I Senin
Para investor juga memantau harga minyak dan menantikan data inflasi AS yang dijadwalkan rilis pada hari Rabu. Ketidakpastian pembukaan Selat Hormuz menjadi faktor belum tercapainya kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat. Hal ini memicu kenaikan harga minyak pada hari ini walaupun tidak besar. Harga minyak mentah Brent, patokan internasional, naik lebih dari 1 persen karena kekhawatiran pasar tentang masa depan jalur pengiriman ini. Dengan demikian, kontrak berjangka minyak mentah Brent Oktober berada di angka $84,11 per barel.
Setelah dikabarkan Iran dan Oman bersepakat mengelola selat itu dan akan segera dibuka, Iran membantah hal tersebut. Iran tidak akan membuka Selat Hormuz sampai Amerika Serikat memenuhi sejumlah syarat, termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran, kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran Mohammad Bagher Zolghadr, Ahad.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
