Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di sesi I Rabu, 2 September 2026, di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang kembali membara. IHSG melemah 0,28 persen (18 poin) ke posisi 6.581.
|Baca juga: Bank DBS Indonesia Resmi Jadi Pemegang Saham Pengendali DBS Vickers Sekuritas Indonesia
Sebanyak 326 saham melemah, 265 saham menguat dan 191 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 33 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp9,9 triliun.
Ketegangan antara Iran dan AS terus meningkat, setelah AS melancarkan serangan terbarunya terhadap Iran. Komando Pusat AS mengatakan dalam sebuah unggahan di X , serangan tersebut “menyusul upaya serangan baru-baru ini oleh IRGC terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan terhadap anggota militer Amerika.”
Harga minyak mentah kembali menguat, Rabu, melanjutkan lonjakan pada sesi sebelumnya. Kenaikan terjadi setelah Amerika dan Iran kembali saling menyerang, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dan mengurangi harapan bahwa ketegangan di Timur Tengah akan segera mereda.
|Baca juga: 6 Rekomendasi Saham Pilihan saat IHSG Berpotensi Terkoreksi
Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, meningkat 98 sen atau 1,04 persen menjadi US$95,63 per barel pada pukul 13.20 WIB sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), bertambah 49 sen atau 0,54% menjadi US$90,71 per barel.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

