Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 77,21 poin atau 1,25 persen ke 6.099,92 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Senin (22/6/2026). Sebanyak 200 saham naik, 476 saham turun dan 135 saham stagnan.
|Baca juga: Yakin IHSG Kembali Menguat, DBS: Kans Kita Masih Bagus!
Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 13,42 miliar saham, dengan total nilai Rp 7,61 triliun
IHSG sempat dibuka menguat hingga menyentuh level tertinggi di 6.226,72, namun berbalik arah akibat aksi ambil untung dan tekanan jual yang kuat sepanjang sesi pagi.
|Baca juga: IHSG Diramal Sideways, BNI Sekuritas Sarankan 6 Saham Pilihan Berikut
Depresiasi rupiah menjadi pemberat gerak IHSG. Mata uang Garuda melemah tipis di pasar spot sebesar 0,19 persen ke level Rp17.828 – Rp17.830 per dolar AS, yang turut memberikan sentimen negatif ke pasar ekuitas domestik.
Padahal sentimen geopolitik saat ini positif. Iran menyatakan telah memperoleh kelonggaran untuk ekspor minyak dan petrokimia kembali yang tercantum dalam perjanjian damai dengan Amerika Serikat.
|Baca juga: Hotel Sultan Jadi Sengketa, Pikko Land (RODA) Beberkan Update Ini!
Pernyataan ini menekan harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, melorot US$1,23 atau 1,53 persen menjadi US$79,34 per barel pada pukul 10.08 WIB, demikian laporan Reuters dan Bloomberg, di Singapura, Senin (22/6).
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

