Media Asuransi, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menutup perdagangan pada sesi I, Senin,14 September 2026, dengan penurunan tajam. IHSG terpangkas 111 poin atau 1,70 persen ke level 6.429 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp11.227 triliun.
|Baca juga: IHSG Akhir Pekan Berakhir di Zona Merah
Berdasarkan data IDX, indeks sempat bergerak di kisaran 6.420 – 6.543 di sepanjang sesi. Total nilai transaksi mencapai Rp7,99 triliun dengan volume 16,53 miliar saham dan frekuensi 1,18 juta kali. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 153 saham menguat, 542 melemah, dan 268 stagnan.
Dampak dari kenaikan harga minyak sebagai dampak Perang Iran-AS yang makin meluas sudah dirasakan. Ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve semakin menguat setelah data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis pekan lalu menunjukkan inflasi konsumen meningkat sepanjang Agustus. Indikator utama inflasi yang mencerminkan tekanan harga mendasar juga mencatat kenaikan terbesar dalam empat bulan.
|Baca juga: Saham ABDA Alami Volatilitas, Manajemen Buka Suara
Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 87 persen bagi the Fed untuk menaikkan suku bunga dalam rapat kebijakan yang berlangsung Selasa dan Rabu. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan sekitar 67 persen sebelum data inflasi Amerika dirilis pekan lalu.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
