Media Asuransi, JAKARTA – Industri asuransi syariah memiliki peluang besar untuk memperluas pasar di Indonesia melalui peningkatan literasi keuangan dan kolaborasi antarpelaku industri.
|Baca juga: FWD Syariah Resmi Diluncurkan, Perluas Pasar Asuransi Syariah
Ketua Dewan Pengawas Syariah FWD Syariah, Prof. Dr. KH. M. Asroruh Ni’am Sholeh, MA., mengatakan tingkat literasi keuangan syariah menjadi peluang bagi industri untuk memperluas edukasi dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Dengan kacamata yang bersifat positif ini justru memiliki opportunitas yang lebih, bagi kehadiran asuransi syariah seperti FWD Syariah hari ini. Untuk masuk secara lebih luas di dalam pasar yang sangat terbuka,” ujar Ni’am yang dikutip dalam Grand Launching FWD Syariah di 25hours Hotel Jakarta The Oddbird, Rabu, 4 November 2026.
|Baca juga: FWD Syariah Luncurkan Produk Proteksi Jiwa Syariah
Menurutnya, pengembangan industri asuransi syariah membutuhkan kerja sama antara pelaku industri maupun dengan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan syariah.
“Esensi asuransi adalah kerjasama dan menumbuhkan industri ini mau tidak mau harus membangun kerjasama. Kerjasama antar industri, antar industri dengan masyarakat untuk meningkatkan literasi,” katanya.
Ia menambahkan, peningkatan literasi akan membuka peluang lebih besar bagi inklusi keuangan dan penetrasi pasar asuransi syariah.
Ni’am berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan industri sekaligus mewujudkan kemaslahatan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
