Media Asuransi, JAKARTA – Penggunaan kendaraan listrik (EV) dinilai tidak hanya mendukung lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga berpotensi membantu pemerintah menekan beban subsidi energi dan inflasi.
|Baca juga: Bappenas Tekankan Enam Strategi Percepatan Kendaraan Listrik
Chairman Perhimpunan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko menyampaikan bahwa elektrifikasi kendaraan merupakan transformasi besar dalam industri sekaligus bagian dari upaya mendorong transisi energi.
“Siapapun dari kita yang menggunakan EV itu, berkontribusi terhadap pembangunan environment yang semakin bersih. Lingkungan kita menjadi bersih, sehingga kita membebaskan kepada anak cucu kita untuk menghirup udara yang segar,” ujar Moeldoko dalam sambutannya pada opening ceremony Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 di JI-Expo Kemayoran, pekan ini.
|Baca juga: Bappenas Dorong Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik juga berpotensi memberikan dampak ekonomi melalui peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ia menilai kondisi masyarakat yang lebih sehat dapat membantu mengurangi beban pembiayaan kesehatan.
“Secara langsung, siapapun yang menggunakan EV itu dia berkontribusi untuk mengurangi subsidi BBM oleh pemerintah. Sekarang pemerintah harus memsubsidi kurang lebih Rp264 triliun. Bisa dibayangkan kalau semua ide kita menggunakan EV, maka kita berkontribusi dan membantu strategi pemerintah untuk menekan inflasi,” katanya.
Editor: Irdiya Setiawan
| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

