Tunas Baru (TBLA) Catatkan Kenaikan Pendapatan Kuartal I/2021 Sebesar 26 persen Menjadi Rp3,49 Triliun

Media Asuransi – PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan pada kuartal I/2021 sebesar 26 persen menjadi Rp3,49 triliun dibanding periode sama tahun 2020 sebesar Rp2,76 triliun. Dari total pendapatan perseroan tersebut, kontribusi oleh penjualan lokal sebesar Rp4,75 triliun dan sedangkan penjualan ekspor sebesar Rp312,56 miliar.

Manajemen Tunas Baru Lampung mengatakan bahwa sejalan dengan kenaikan pendapatan, beban pokok penjualan perseroan pada kuartal I/2021 mencapai Rp2,7 triliun, naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,1 triliun. Peningkatan penjualan tersebut juga didorong oleh hasil turunan pengolahan kelapa sawit sebesar Rp1,38 triliun, atau melonjak 174,4 persen dibandingkan kuartal I/2020 yang tercatat sebesar Rp504,59 miliar.

“Positifnya kinerja pendapatan tersebut memberikan kontribusi terhadap laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang diraih perseroan mengalami kenaikan sebesar 7,2 persen menjadi Rp174,54 miliar, dibanding perolehan kuartal I/2020 sebesar Rp101,4 miliar,” kata manajemen dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu, 5 Mei 2021.  
 
Baca Juga: 

Menurut manajemen, perseroan juga berhasil mencatatkan sejumlah beban lainnya yang mengalami peningkatan menjadi Rp103,4 miliar, beban penjualan menjadi Rp92,86 miliar, beban bunga dan beban keuangan lainnnya sebesar Rp208,18 miliar. Di sisi lain, perseroan mencatatkan total liabilitas yang turun tipis menjadi Rp13,47 triliun pada akhir Maret 2021, dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2020 sebesar Rp13,54 triliun.

Sementara itu, jumlah aset naik tipis pada akhir kuartal I/2021 menjadi Rp19,53 triliun dibandingkan dengan posisi akhir 2020 sebesar Rp19,43 triliun. Hingga kuartal I/2021, perseroan mencatatkan total aset itu termasuk kas sebesar Rp294,06 miliar. Adapun, kas bersih diperolah dari aktivitas operasi TBLA juga melejit menjadi Rp389,45 miliar dibandingkan dengan kuartal I/2020 sebesar Rp26,29 miliar,” pungkasnya. One

Leave a Reply