1
1

BFI Finance (BFIN) segera Gelar RUPSLB, Matangkan Rencana Program Saham untuk Karyawan dan Manajemen

Suasana pelayanan di BFI Finance. | Foto: BFI Finance

​Media Asuransi, JAKARTA – PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) atau BFI Finance terus mematangkan langkah strategis untuk mengimplementasikan Program Kepemilikan Saham oleh Manajemen dan Karyawan atau Management and Employee Stock Ownership Program (MESOP).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya perseroan dalam memberikan apresiasi sekaligus menyelaraskan kepentingan manajemen dan karyawan dengan tujuan jangka panjang perusahaan.

|Baca juga: Gunakan Pendekatan Investasi Disiplin, Allianz Indonesia Catat Dana Kelolaan Rp43,7 Triliun di 2025

|Baca juga: Revisi Aturan RBB Terbit di Triwulan III/2026, OJK Sebut Bank Tetap Bebas Tentukan Penyaluran Kredit

Pelaksanaan program ini nantinya akan memanfaatkan pengalihan saham tresuri atau treasury shares yang berasal dari hasil aksi beli kembali atau buyback saham yang pernah dilakukan oleh perusahaan sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan BFI Finance Indonesia Budi Darwan Munthe menjelaskan penyampaian informasi ini merupakan pemenuhan kewajiban regulasi sesuai dengan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini dilakukan untuk memastikan aspek transparansi bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan terkait.

​”Bersama ini kami sampaikan Informasi tambahan atas keterbukaan informasi mengenai rencana pelaksanaan Program MESOP melalui pengalihan saham tresuri milik perseroan,” ujar Budi Darwan Munthe, dalam keterangan resmi yang dikutip Senin, 11 Mei 2026.

|Baca juga: Kinerja Dana Kelolaan di 2025 Ciamik, Allianz Indonesia Diganjar Penghargaan

|Baca juga: BFI Finance (BFIN) Klarifikasi soal Berita Penarikan Paksa Mobil di Tangerang Selatan

Rencana besar ini dijadwalkan akan memasuki babak baru pada pekan ketiga bulan ini. Perseroan menegaskan eksekusi Program MESOP hanya akan dilakukan setelah mengantongi restu dari para pemegang saham melalui mekanisme rapat resmi.

​”Pelaksanaan Program MESOP akan dilakukan perseroan setelah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diadakan pada Rabu, 20 Mei 2026,” tambah Budi menegaskan jadwal agenda krusial tersebut.

​Adapun daftar pemegang saham yang berhak hadir dalam RUPSLB tersebut adalah mereka yang namanya tercatat secara resmi hingga penutupan perdagangan bursa pada 27 April 2026.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post BNI Sekuritas dan BSPL Jadi Lead Manager Penerbitan AT1 US$700 Juta BNI (BBNI)
Next Post Bos Allianz Utama Indonesia: Lonjakan Perjalanan di Periode Libur Panjang Bukan Tren Musiman

Member Login

or