1
1

Bank Mestika (BBMD) Bidik Naik Kelas ke KBMI 2 Sebelum 2028

Ilustrasi. | Foto: Bank Mestika

Media Asuransi, JAKARTA – PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD) atau Bank Mestika telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Medan. Pada kesempatan itu, perseroan menargetkan dapat naik kelas menjadi Bank Kelompok Modal Inti (KBMI) 2 sebelum 2028.

“(Hal itu) sejalan dengan upaya memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui layanan perbankan yang profesional, berbasis teknologi, dan berlandaskan prinsip keuangan berkelanjutan,” kata Presiden Direktur Achmad Kartasasmita, dikutip dalam Pubex Live 2026, Kamis, 11 Juni 2026.

|Baca juga: Direktur Ritel KB Bank (BBKP) Mundur, Ada Apa?

|Baca juga: Jeffrey Woo Resmi Jadi Direktur Utama FWD Insurance Indonesia

Achmad Kartasasmita menambahkan perekonomian global sepanjang 2025 masih dihadapkan pada ketidakpastian yang tinggi, yang dipengaruhi oleh kebijakan moneter yang ketat diberbagai negara, dinamika geopolitik, serta volatilitas pasar keuangan global.

“Namun, dalam menghadapi kondisi tersebut, perseroan tetap menunjukkan kinerja yang solid dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pengelolaan risiko yang disiplin,” klaimnya.

Penyaluran kredit tumbuh sebesar 3,65 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp11,22 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan strategi perseroan yang berfokus pada kualitas aset dan pertumbuhan yang selektif, bukan ekspansi agresif.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Media Asuransi (@mediaasuransinews)

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat sebesar 6,85 persen, yang didukung oleh pertumbuhan dana murah (CASA). Hal ini mencerminkan tingkat kepercayaan nasabah yang tetap kuat terhadap perseroan di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.

|Baca juga: Alfamidi Buka Suara soal Dampak Ekspansi Bisnis Koperasi Desa Merah Putih

|Baca juga: Manajemen Telkom (TLKM) Angkat Bicara terkait Komisaris Jadi Tersangka KPK

Ekuitas meningkat sebesar 7,12 persen, menunjukkan penguatan struktur permodalan yang berkelanjutan. Pada 2025, laba bersih tercatat sebesar Rp 320 miliar, mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sejalan dengan langkah perseroan dalam memperkuat pencadangan dan menjaga kualitas aset.

Secara keseluruhan, kondisi keuangan perseroan tetap sehat dengan likuiditas dan permodalan yang terjaga kuat. Kinerja rasio keuangan bank menunjukkan ketahanan, likuiditas dan kualitas yang baik, serta terjaga jauh diambang batas yang ditentukan oleh regulator.

|Baca juga: OJK Kantongi Rencana Konsolidasi Asuransi BUMN, Ada Skema Merger hingga Akuisisi?

|Baca juga: Jelang Deadline 2026, Masih Ada 21 Perusahaan Asuransi Belum Penuhi Modal Minimum

Sebagai upaya menghimpun dana masyarakat, Bank Mestika fokus pada pengembangan digitalisasi layanan perbankan. Salah satunya meningkatkan kualitas aplikasi MIND yang baru diluncurkan pada 2025. Bank Mestika sedang memantau hasil pencapaian MIND.

“Kalau dibandingkan dengan bank lain, MIND sudah cukup bersaing atau tidak, saat ini kami sedang menganalisis apakah MIND ini bisa meningkatkan jumlah nasabah baru terutama yang berusia muda,” pungkasnya.

Editor: Angga Bratadharma

| Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Related Posts
Prev Post Menuju 2027, OJK Percaya Sektor Keuangan RI Masih Punya Tameng Kuat
Next Post KB Bank (BBKP) Dukung Ekspansi MGM Bosco Logistics untuk Perkuat Ekosistem Rantai Dingin Nasional

Member Login

or